KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) – Sinergitas kuat ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Tengah dan Puskesmas Bunguran Tengah dalam melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi pasangan calon pengantin (catin) pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Kegiatan kolaboratif yang bertempat di Balai Nikah KUA Bunguran Tengah ini secara khusus berfokus pada kolaborasi ketahanan keluarga melalui keterpaduan kesiapan mental, spiritual, serta kesehatan reproduksi guna menekan angka stunting di Kabupaten Natuna.
Kepala KUA Bunguran Tengah, Erial Lismana, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektoral antarlembaga ini menjadi pilar utama dalam membangun fondasi ketahanan keluarga yang kokoh. Menurutnya, masalah ketahanan keluarga dan pencegahan stunting tidak dapat diselesaikan secara parsial, melainkan harus melalui integrasi yang matang antara bimbingan mental-spiritual dari KUA dan edukasi medis dari pihak Puskesmas.
Melalui kerja sama keterpaduan ini, tim medis dari Puskesmas Bunguran Tengah turut andil membekali aspek psikologis dan fisik catin. Peserta diedukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa dalam mengelola konflik rumah tangga, kesiapan fisik menyambut kehamilan, serta pengenalan berbagai penyakit yang harus diwaspadai agar tidak mengganggu tumbuh kembang janin.
Sebagai bagian dari komitmen bersama perlindungan keluarga secara menyeluruh, kolaborasi ini juga memberikan edukasi deteksi dini terhadap penyakit kritis pada wanita, seperti kanker payudara dan kanker leher rahim (serviks).
Sinergitas ketahanan keluarga ini ditutup dengan pemaparan program Keluarga Berencana (KB) dari BKKBN. Melalui sesi tersebut, pasangan catin diarahkan untuk merencanakan jarak kelahiran serta memahami pentingnya pemenuhan gizi yang tepat demi melahirkan generasi masa depan yang sehat dan bebas dari risiko stunting.