Kemenag Natuna (HUMAS) --- Di sela penugasan resmi sebagai narasumber Sosialisasi
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU)
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Natuna, Rif'ah,, menyempatkan diri
bersilaturahmi ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Serasan pada Senin, 19
Oktober 2026.
Kunjungan penuh keakraban tersebut
dilakukan untuk mengisi waktu luang sembari menunggu puncak agenda utama penugasan—yakni
kegiatan Sosialisasi FKUB yang dijadwalkan berlangsung di Aula Kantor Camat
Serasan pada Rabu, 21 Oktober 2026. Suasana pertemuan berlangsung hangat, meski
diiringi rasa prihatin karena Kepala KUA Kecamatan Serasan sedang berhalangan
hadir akibat kurang sehat. Jajaran pegawai yang hadir pun turut memanjatkan doa
agar beliau lekas diberikan kesembuhan.
Meski bukan kunjungan kerja formal
khusus KUA, momentum silaturahmi tersebut dimanfaatkan Rif'ah untuk memberikan
pembinaan singkat kepada para pegawai. Ia menekankan pentingnya menjaga
semangat kerja serta memperkuat integritas, kedisiplinan, dan kualitas
pelayanan publik di wilayah perbatasan.
Dalam pengarahannya, Rif'ah
memaparkan beberapa pokok materi penting, di antaranya komitmen terhadap Integritas dan Zona Integritas
dengan menjaga kejujuran, menolak pungutan liar, serta mewujudkan Wilayah Bebas
dari Korupsi (WBK). Selain itu, aspek Disiplin
dan Etos Kerja serta penerapan Pelayanan Prima (Service Excellence) yang mudah, cepat, dan
transparan wajib dikedepankan oleh setiap aparatur.
Pembinaan singkat ini juga menyoroti
pentingnya Tertib Administrasi
dalam tata kelola pencatatan Nikah dan Rujuk (NR), optimalisasi Peran Penyuluh dan Penghulu sebagai
garda terdepan pembinaan umat, serta penguatan Adaptasi Digital untuk mempermudah birokrasi di tingkat kecamatan.
Langkah humanis yang dilakukan di
sela-sela penugasan resmi ini semakin menegaskan wujud nyata semangat Kemenag Berdampak—di mana kehadiran
aparatur kementerian senantiasa membawa kemaslahatan, kedekatan emosional, dan
pelayanan terbaik bagi masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar.