KUA Bunguran Timur (Humas) – Penguatan nilai-nilai keagamaan dan konsolidasi program syiar Islam terus digalakkan oleh jajaran Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur. Pada Rabu (05/08/2026) mulai pukul 12.30 WIB hingga selesai, Majelis Taklim Cinta Sholawat Natuna (MTCSN) memusatkan kegiatan Pengajian Rutin dan Rapat Persiapan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Rumah Pengajian MTCSN, Ranai.
Pengajian berkala tersebut dibimbing langsung oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Bunguran Timur, Ustadzah Hj. Kholijah Manurung. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Al-Waqiah, lantunan shalawat, serta zikir bersama. Memasuki sesi tausiyah yang mengusung tema "Mendekat Kepada Baginda Nabi Muhammad SAW", Kholijah Manurung mengajak jemaah kaum ibu yang hadir anggun berbusana hitam dengan jilbab putih motif bunga hitam untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan keluarga.
Selain agenda spiritual dan kajian keagamaan, pertemuan ini diselaraskan dengan rapat pembentukan panitia serta pembahasan persiapan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H agar pelaksanaan hari besar Islam tersebut nantinya dapat berjalan dengan matang dan penuh kebersamaan. Suasana kekeluargaan jemaah juga diwarnai dengan tradisi membawa hidangan kue secara swadaya untuk dinikmati bersama usai pengajian.
Secara terpisah, Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, memberikan apresiasi atas konsistensi dan perencanaan program keagamaan yang digerakkan oleh penyuluhnya.
"Kami sangat mendukung keaktifan Majelis Taklim Cinta Sholawat Natuna di bawah bimbingan Ustadzah Hj. Kholijah Manurung. Pembekalan kajian keislaman yang dipadukan dengan persiapan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) seperti Maulid Nabi ini merupakan langkah konkret dalam merawat syiar Islam serta mempererat tali ukhuwah antar-jemaah di Bunguran Timur," puji Asnawi.
Pengajian dan rapat persiapan tersebut berlangsung dengan tertib, penuh antusiasme, serta ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan majelis dan keharmonisan masyarakat Natuna.