KUA Bunguran Utara (HUMAS) --- Ada yang berbeda dari prosesi pranikah di KUA Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna. Melalui inovasi pelayanan "Catin Berwakaf", para pasangan calon pengantin (catin) kini diajak ikut andil dalam gerakan penghijauan. Caranya dengan menanam bibit pohon di lahan wakaf produktif usai mengikuti bimbingan perkawinan.

Aksi unik ini baru saja dipraktikkan oleh sepasang catin yang menanam bibit pohon kelapa pada Kamis (04/06/2026). Pohon kelapa dipilih karena selain tumbuh subur di Natuna, tanaman ini kaya akan manfaat dan bernilai ekonomi tinggi untuk kemaslahatan umat di masa depan melalui pengelolaan nazhir wakaf.

Bagi pasangan catin, momen ini terasa sangat emosional dan berkesan. Mereka berharap filosofi pohon kelapa yang kuat dan serbaguna dapat menular pada kehidupan rumah tangga yang akan mereka bina.

Melalui keberlanjutan program "Catin Berwakaf" ini, KUA Bunguran Utara optimistis dapat terus menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan anak muda tentang pentingnya wakaf produktif demi ketahanan ekonomi dan kelestarian alam lingkungan sekitar.