KUA Bunguran Timur (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur terus mengintensifkan bimbingan keagamaan dan literasi spiritual di tengah masyarakat binaan. Pada Jumat (04/09/2026) siang mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur, Hj. Kholijah Manurung, S.Ag., hadir memimpin agenda Pengajian Rutin Bersama Ibu-Ibu Sholehah Jamaah At-Thoriq yang bertempat di Masjid At-Thoriq, Jemengan.
Pengajian yang dihadiri antusias oleh jemaah kaum ibu setempat ini mengangkat tema sentral "Pentingnya Duduk di Majelis Ilmu". Dalam ceramah dan bimbingan rohaninya, Kholijah Manurung menguraikan bahwa meluangkan waktu untuk hadir dan duduk di majelis ilmu merupakan salah satu amalan utama pembuka pintu rahmat dan jalan menuju cahaya kebahagiaan dunia maupun akhirat. Beliau menekankan bahwa menuntut ilmu agama bagi seorang perempuan dan ibu rumah tangga adalah kebutuhan mendasar, mengingat peran ibu sebagai pilar madrasah pertama (madrasatul ula) dalam membentuk akidah, adab, dan karakter generasi penerus di rumah tangga.
Lebih lanjut, Kholijah memaparkan berbagai keutamaan berada di majelis taklim, mulai dari dinaunginya para penuntut ilmu oleh sayap malaikat, diturunkannya ketenangan batin (sakinah), hingga mempererat tali silaturahmi serta ukhuwah islamiyah antarsesama warga di lingkungan Jemengan. Jemaah diajak untuk terus istiqamah hadir, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta mengajak keluarga, sahabat, dan tetangga untuk bersama-sama mendalami ajaran Islam.
Secara terpisah, Kepala KUA Kecamatan Bunguran Timur, Asnawi, menyampaikan apresiasinya atas kesinambungan dakwah tatap muka yang menyentuh langsung basis komunitas di tingkat rukun warga.
"Kami mengapresiasi keaktifan Ustadzah Hj. Kholijah Manurung, S.Ag. dalam membina pengajian rutin ibu-ibu di Masjid At-Thoriq Jemengan. Majelis ilmu di masjid dan surau adalah benteng moral umat. Pembinaan yang konsisten terhadap kaum ibu ini sangat strategis demi menciptakan ketahanan keluarga dan lingkungan masyarakat yang berakhlak mulia di wilayah Bunguran Timur," tutur nya.
Kegiatan pengajian rutin tersebut berlangsung khidmat, tertib, dan diakhiri dengan pembacaan doa bersama untuk keselamatan keluarga, keberkahan hidup, serta kedamaian daerah.