KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) — Sinergi kuat terus ditunjukkan oleh Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur'an (FKPQ) bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Tengah dalam mencetak generasi religius. Melalui Inovasi Gerakan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an, sebanyak 53 santri dari 5 Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di wilayah Bunguran Tengah kini dinyatakan siap untuk mengikuti Wisuda TPQ Tingkat Kabupaten Natuna tahun 2026, yang mana persiapan matangnya telah sukses dilaksanakan di TPQ Baitul Muttaqiin, Desa Harapan Jaya, pada Sabtu (12/09/2026).
Pertemuan strategis tersebut dihadiri oleh seluruh elemen keagamaan kecamatan untuk menyelaraskan visi dan memastikan kesiapan administratif maupun mental para santri agar benar-benar matang menjelang hari kelulusan akbar tingkat kabupaten.
Kepala KUA Bunguran Tengah, Erial Lismana, menyatakan bahwa kehadiran inovasi gerakan pemberantasan buta aksara Al-Qur'an yang diinisiasi oleh pihaknya terbukti efektif dalam mengakselerasi kemampuan membaca Al-Qur'an para santri sejak dini. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk menjaga mutu pengajaran tetap selaras dengan standar kabupaten.
Senada dengan hal tersebut, Ketua FKPQ Bunguran Tengah sekaligus Staf KUA Bunguran Tengah, Moch Fandholi, menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi luar biasa dari para ustaz dan ustazah di lapangan. Melalui penguatan metode ajar dan pemantauan berkala di tingkat TPQ, target pembebasan buta aksara Al-Qur'an pada generasi muda di Bunguran Tengah dapat terealisasi secara konkret melalui kelulusan 53 santri tersebut.