KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya memuliakan orang tua serta membangun keluarga yang mampu melahirkan generasi berakhlak mulia. Pesan tersebut disampaikan Ustaz H. Muhoroni dalam rangkaian Safari Dakwah PHBI Kecamatan Bunguran Barat di Masjid Al-Fattah, Pantai Ria, Kelurahan Sedanau, Rabu (26/8).
Kegiatan dihadiri Kepala beserta staf KUA Bunguran Barat, unsur pimpinan lintas sektoral, pengurus dan jamaah Masjid Al-Fattah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Dakwah yang dilaksanakan PHBI bersama berbagai unsur di Kecamatan Bunguran Barat dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Dalam ceramahnya, Ustaz H. Muhoroni mengajak jamaah menjadikan kehidupan Rasulullah SAW sebagai teladan, termasuk dalam melihat bagaimana kemuliaan keluarga dan orang tua menjadi bagian penting dalam membentuk kehidupan seorang anak.
“Rasulullah SAW lahir dari orang tua yang mulia. Ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa keluarga memiliki peran besar dalam membentuk generasi. Orang tua harus memberikan keteladanan, karena anak tidak hanya mendengar apa yang kita katakan, tetapi juga melihat bagaimana kita bersikap dan berperilaku,” ujar Muhoroni.
Ia juga mengingatkan bahwa membangun generasi berakhlak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah maupun lingkungan, tetapi dimulai dari keluarga.
“Kalau kita ingin anak-anak kita menjadi generasi yang baik, maka pendidikan adab harus dimulai dari rumah. Orang tua perlu mengajarkan sekaligus memberikan contoh bagaimana menghormati orang lain, berbicara dengan baik dan menjalankan ajaran agama,” lanjutnya.
Di sisi lain, jamaah juga diajak memahami adab seorang anak kepada orang tua. Memuliakan orang tua tidak berhenti pada memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga diwujudkan melalui tutur kata yang baik, sikap hormat, perhatian dan menjaga perasaan keduanya.
Kegiatan Maulid Nabi tersebut menjadi ruang refleksi bagi jamaah bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan dalam perilaku sehari-hari, termasuk dengan memperbaiki hubungan antara orang tua dan anak.
Safari Dakwah PHBI Kecamatan Bunguran Barat diharapkan dapat terus menjadi ruang pembinaan keagamaan yang dekat dengan masyarakat. Melalui sinergi bersama KUA, unsur lintas sektoral, tokoh agama dan pengurus masjid, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ketahanan keluarga dan pembinaan akhlak masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus memperkuat semangat masyarakat untuk menjadikan keluarga sebagai tempat pertama dalam menanamkan nilai agama dan akhlakul karimah.