KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah terus bergema di berbagai wilayah Kecamatan Bunguran Barat. Salah satunya melalui peringatan 1 Muharram 1448 H yang diselenggarakan di Masjid Al-Fattah, Pantai Ria Sedanau, pada Senin (22/6). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus mengajak masyarakat meneladani perjalanan hijrah Rasulullah SAW.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Camat Bunguran Barat beserta jajaran staf kecamatan, Lurah Sedanau, Kepala KUA Bunguran Barat beserta staf, Ketua dan Pengurus Masjid Al-Fattah, tokoh masyarakat, serta jamaah yang memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan.

Peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi bagian dari upaya pembinaan umat yang terus didukung oleh KUA Bunguran Barat melalui berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat. Selain memperingati pergantian tahun Hijriah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai hijrah yang relevan dengan kehidupan saat ini.

Dalam tausiahnya, Aris Munandar yang mewakili KUA Bunguran Barat menyampaikan bahwa hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan fisik Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah, tetapi juga sebagai simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Menurutnya, setiap Muslim dituntut untuk terus melakukan perbaikan diri, baik dalam aspek ibadah, akhlak, maupun hubungan sosial. Semangat hijrah harus diwujudkan melalui perubahan perilaku yang membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

“Hijrah bukan sekadar peristiwa sejarah yang diperingati setiap tahun, tetapi pelajaran berharga bagi umat Islam untuk terus berbenah diri. Tahun Baru Hijriah hendaknya menjadi momentum untuk memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, dan meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Aris Munandar dalam tausiahnya.

Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Tahun Baru Islam memiliki peran penting dalam memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat. Menurutnya, nilai-nilai hijrah perlu terus disosialisasikan agar menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih religius dan harmonis.

“KUA akan terus hadir mendukung berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat sebagai bagian dari tugas pembinaan umat. Momentum Muharram menjadi kesempatan yang baik untuk mengingat kembali perjuangan Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, jamaah tampak mengikuti tausiah dengan penuh perhatian dan kekhusyukan. Antusiasme jamaah menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam sekaligus memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat mengambil hikmah dari peristiwa hijrah Rasulullah SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Semangat perubahan, keteladanan akhlak, dan peningkatan kualitas ibadah diharapkan menjadi bagian dari kehidupan umat Islam dalam menyambut tahun yang baru.

Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Al-Fattah berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara KUA, pemerintah daerah, pengurus masjid, dan masyarakat dalam memperkuat syiar Islam di Kecamatan Bunguran Barat.