KUA Subi (Humas) --- Unit Pengumpul Zakat (UPZ) KUA Kecamatan Subi melaksanakan kegiatan penyaluran zakat kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Subi pada Selasa (10/03/2026). Penyaluran zakat tersebut dilakukan dengan metode door to door, yakni mendatangi langsung rumah para penerima untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

Kegiatan penyaluran zakat ini dilaksanakan oleh dua pegawai KUA Kecamatan Subi, yaitu Fazillah dan Siti Hajrul. Keduanya turun langsung ke lapangan dengan mengunjungi rumah-rumah warga penerima zakat yang tersebar di enam desa di wilayah Kecamatan Subi.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 18 kepala keluarga (KK) menerima bantuan zakat. Para penerima merupakan masyarakat yang telah didata sebelumnya oleh UPZ KUA Kecamatan Subi sebagai warga yang membutuhkan, sehingga penyaluran zakat dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Melalui metode door to door, petugas tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat serta mengetahui kondisi penerima zakat secara lebih dekat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara KUA Kecamatan Subi dengan masyarakat di wilayah binaannya.

UPZ KUA Kecamatan Subi merupakan bagian dari sistem pengelolaan zakat yang berperan dalam menghimpun serta menyalurkan zakat dari masyarakat. Keberadaan UPZ di tingkat kecamatan diharapkan mampu mengelola potensi zakat secara lebih terarah, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain menghimpun zakat, UPZ juga melakukan pendataan terhadap calon penerima zakat sebelum penyaluran dilakukan. Proses pendataan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa zakat yang terkumpul benar-benar disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

Melalui kegiatan ini, UPZ KUA Kecamatan Subi berharap zakat yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta menjadi wujud nyata kepedulian sosial dalam semangat berbagi, khususnya di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya KUA dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.