Pulau Tiga — Semangat pelayanan tetap ditunjukkan oleh penghulu KUA Pulau Tiga, Ishak, S.H., meski tengah mengalami cedera akibat kecelakaan tunggal yang menyebabkan patah tulang pada bagian bahu. Kondisi tersebut tidak menghalangi dirinya untuk tetap menghadiri dan melaksanakan prosesi akad nikah masyarakat di wilayah tugasnya. (9/5/2026)
Dengan kondisi tangan yang masih dalam masa pemulihan, Ishak tetap menjalankan tugas pencatatan nikah sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kehadirannya dalam prosesi akad nikah menjadi bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pelayanan keagamaan di lingkungan KUA Pulau Tiga.
Pelaksanaan akad nikah berlangsung dengan lancar dan khidmat. Meski ia harus membatasi aktivitas fisik akibat cedera yang dialami, seluruh rangkaian tugas tetap dapat dijalankan sebagaimana mestinya.
Menurut Ishak, pelayanan kepada masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab yang harus tetap diupayakan selama kondisi masih memungkinkan. Ia juga menyampaikan bahwa tugas penghulu bukan hanya administratif, tetapi juga memastikan proses akad nikah berjalan sesuai ketentuan syariat dan aturan yang berlaku.
Masyarakat yang hadir turut memberikan apresiasi atas dedikasi tersebut. Kehadiran penghulu di tengah kondisi pemulihan dinilai mencerminkan kesungguhan dalam menjalankan amanah pelayanan publik.
Peristiwa ini menjadi gambaran bahwa pelayanan di lingkungan KUA Pulau Tiga tidak hanya bergantung pada kondisi ideal, tetapi juga pada komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kepada masyarakat.