KUA Bunguran Timur (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur menunjukkan komitmen penuh dalam menyukseskan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia. Pada Senin (31/08/2026) siang mulai pukul 14.00 hingga 14.30 WIB, Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur, Melisya Yunita Pratiwi, bersama empat mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) STAI Natuna menggelar pembacaan bersama Bagian I Kitab Dalā'il al-Khayrāt di Balai Nikah KUA Bunguran Timur.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 6 Tahun 2026 tentang Partisipasi dan Dukungan Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan dalam Rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H (Blissful Mawlid 1448 H). Gerakan nasional ini bertujuan menghidupkan tradisi pembacaan selawat, meneladani akhlak Rasulullah SAW, serta memanjatkan doa bersama demi persatuan, kedamaian, dan keselamatan bangsa.

Pembacaan selawat Bagian I yang dipimpin langsung oleh Melisya Yunita Pratiwi berlangsung khidmat dan tertib. Seluruh peserta membaca teks secara bersama-sama menggunakan panduan kitab yang telah disediakan melalui kanal resmi Bimas Islam. Rangkaian pembacaan delapan bagian kitab karya Imam Abu Abdillah Muhammad bin Sulaiman al-Jazuli ini dijadwalkan berlangsung setiap hari dan akan dipuncaki dengan khataman pada Senin (07/09/2026) mendatang.

Secara terpisah, Plt. Kepala KUA Kecamatan Bunguran Timur, Ibnul Abas, S.Th., menyampaikan dukungannya atas inisiatif dan partisipasi aktif jajaran penyuluh serta mahasiswa praktikan dalam menyemarakkan gerakan selawat berskala nasional tersebut.

"Kami sangat menyambut baik pembinaan yang dipimpin Saudari Melisya Yunita Pratiwi bersama adik-adik mahasiswa PKL STAI Natuna dalam Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan ini. Selain menjadi ikhtiar spiritual dalam menyambut bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, lantunan selawat dan doa bersama ini merupakan wujud solidaritas serta permohonan keberkahan bagi negeri, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Natuna," tutur Ibnul Abas.

Kegiatan pembacaan selawat perdana di Balai Nikah KUA Bunguran Timur tersebut ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.