KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Komitmen dalam membina generasi muda terus ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat melalui dukungan aktif terhadap kegiatan remaja masjid. Hal ini terlihat dalam pelaksanaan Rapat Pemantapan Bazar Sembako Murah yang digelar oleh Remaja Masjid Besar An-Nur Sedanau pada Minggu (15/3), bertempat di Masjid Besar An-Nur Sedanau.

 

Kegiatan tersebut didukung langsung oleh Kepala KUA Bunguran Barat beserta staf yang dalam hal pembinaan remaja masjid yaitu Ustad Harjono, serta anggota Remaja Masjid Besar An-Nur Sedanau. Kehadiran pihak KUA menjadi bentuk nyata pendampingan dan pembinaan berkelanjutan terhadap generasi muda, khususnya dalam mengembangkan potensi kepemimpinan dan kepedulian sosial.

 

Rapat pemantapan ini merupakan bagian penting dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Bazar Sembako Murah yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Maret 2026. Dalam forum tersebut, dibahas secara rinci berbagai aspek teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari pembentukan panitia, pembagian tugas, hingga mekanisme distribusi sembako kepada masyarakat.

 

Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda menyampaikan, pentingnya peran remaja masjid sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Ia juga mengapresiasi inisiatif Remaja Masjid Besar An-Nur yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial melalui program bazar sembako murah.

“Kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata pembinaan umat yang dimulai dari generasi muda. Kami dari KUA Bunguran Barat sangat mendukung dan akan terus mendampingi agar remaja masjid mampu tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, berakhlak baik, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat,” ujar Dela Pulda.

 

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembinaan remaja masjid tidak hanya berfokus pada aspek ibadah, tetapi juga pada penguatan karakter, manajemen organisasi, serta kemampuan bekerja sama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

 

Melalui rapat pemantapan ini, seluruh anggota remaja masjid diberikan pemahaman yang jelas mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Hal ini diharapkan dapat menciptakan koordinasi yang baik antar panitia sehingga pelaksanaan bazar dapat berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.

 

Pembinaan yang dilakukan oleh KUA Bunguran Barat melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan ini menjadi salah satu strategi efektif dalam membentuk generasi muda yang aktif, produktif, dan berdaya saing. Remaja tidak hanya diarahkan untuk memahami nilai-nilai keagamaan, tetapi juga didorong untuk mampu berkontribusi secara nyata dalam kehidupan sosial masyarakat.

 

Adapun hasil dari rapat tersebut adalah terbentuknya susunan petugas pelaksana Bazar Sembako Murah yang terdiri dari berbagai bidang, mulai dari logistik, distribusi, hingga pelayanan masyarakat. Seluruh anggota telah menyatakan kesiapan untuk menjalankan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

 

Dengan adanya persiapan yang matang serta dukungan penuh dari KUA Bunguran Barat, kegiatan Bazar Sembako Murah yang akan dilaksanakan pada 17 Maret 2026 diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sedanau dan sekitarnya, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau selama bulan Ramadan.

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara KUA, remaja masjid, dan masyarakat mampu menghadirkan program-program yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berdampak langsung bagi kesejahteraan umat.