KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Membangun keluarga sakinah tidak berhenti pada terlaksananya akad nikah, tetapi menjadi perjalanan panjang yang membutuhkan kasih sayang, kesabaran, dan komitmen bersama. Pesan tersebut disampaikan Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, saat memimpin akad nikah pasangan Rodhianto dan Mardiana di Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat, Jumat (6/11) pukul 08.30 WIB.

Akad nikah berlangsung sederhana dan khidmat, disaksikan oleh keluarga serta para undangan yang hadir. Dalam suasana penuh kebahagiaan, prosesi ijab kabul berjalan lancar dan menjadi awal perjalanan baru bagi kedua mempelai dalam membangun kehidupan rumah tangga.

Usai prosesi akad, Dela Pulda menyampaikan nasihat pernikahan kepada kedua mempelai. Ia mengingatkan bahwa kasih sayang perlu terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya diungkapkan melalui kata-kata, tetapi juga diwujudkan dalam sikap saling menghargai, memahami, dan menjaga satu sama lain.

“Pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua orang dalam ikatan yang sah, tetapi juga tentang kesediaan untuk terus belajar memahami dan menerima pasangan. Rawatlah kasih sayang dalam keadaan apa pun, saling menghormati, dan jadikan komunikasi sebagai jembatan ketika menghadapi perbedaan. Insyaallah, dengan komitmen dan tanggung jawab bersama, keluarga sakinah dapat dibangun,” pesannya.

Selain menjadi momentum penting bagi kedua mempelai, pelaksanaan akad nikah di kantor KUA juga mencerminkan komitmen KUA Bunguran Barat dalam memberikan pelayanan pernikahan yang mudah, tertib, dan terjangkau bagi masyarakat.

KUA Bunguran Barat menyediakan layanan akad nikah di kantor pada hari dan jam kerja tanpa dipungut biaya atau gratis, sesuai ketentuan yang berlaku. Layanan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam memfasilitasi kebutuhan masyarakat untuk melaksanakan pernikahan secara resmi dan sesuai ketentuan agama maupun peraturan perundang-undangan.

Melalui pelayanan tersebut, KUA Bunguran Barat tidak hanya memfasilitasi pencatatan pernikahan, tetapi juga berupaya menguatkan fondasi kehidupan keluarga sejak awal melalui nasihat dan bimbingan bagi calon pengantin. Harapannya, setiap pasangan dapat memasuki kehidupan rumah tangga dengan kesiapan, tanggung jawab, dan tekad untuk menjaga keharmonisan keluarga.