KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Sinergi antarlembaga menjadi salah satu kunci dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Semangat tersebut tampak dalam kegiatan Penutupan Open Turnamen Futsal Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Futsal Sedanau, Rabu (1/7), dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat.
Kegiatan
penutupan dihadiri oleh Camat Bunguran Barat beserta jajaran, Lurah Sedanau,
unsur TNI dan Polri, UKSPF, para kepala lembaga dan instansi, serta masyarakat
yang turut menyaksikan rangkaian penutupan turnamen yang telah berlangsung
selama beberapa hari.
Pada
kesempatan tersebut, KUA Bunguran Barat turut mengambil bagian melalui salah
seorang staf, Aris Munandar, yang memimpin doa penutup sebagai ungkapan rasa
syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian turnamen dengan aman, tertib,
dan lancar. Doa yang dipanjatkan juga menjadi harapan agar semangat persatuan,
sportivitas, dan kebersamaan yang terbangun selama kompetisi dapat terus
terpelihara dalam kehidupan bermasyarakat.
Turnamen
futsal yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80
ini mengusung semangat "Polri Hadir untuk Masyarakat", sebagai wujud
komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam memperkuat kedekatan dengan
masyarakat melalui kegiatan yang bersifat edukatif, sportif, dan membangun
kebersamaan.
Kepala
KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menyampaikan bahwa kehadiran KUA dalam kegiatan
lintas sektor merupakan bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dan
mempererat sinergi antarlembaga dalam membangun masyarakat.
"KUA
tidak hanya hadir dalam pembinaan keagamaan di lingkungan masjid atau majelis
taklim, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan yang membawa
nilai persatuan dan kebersamaan. Melalui doa yang dipanjatkan, kami berharap
setiap ikhtiar yang dilakukan untuk kemaslahatan masyarakat senantiasa
memperoleh keberkahan dan membawa manfaat bagi semua pihak," ujarnya.
Ia
menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan berbagai
unsur masyarakat perlu terus dipelihara sebagai modal penting dalam menciptakan
lingkungan yang aman, rukun, dan kondusif.
Rangkaian
penutupan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Selain menjadi
penanda berakhirnya kompetisi olahraga, kegiatan ini juga mempertegas komitmen
bersama dalam mempererat hubungan antarlembaga serta mendukung peran Polri
sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. KUA Bunguran Barat
berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus
terjaga dan menjadi energi positif dalam membangun kehidupan masyarakat yang
harmonis dan saling mendukung.