KUA Bunguran Timur (Humas) – Syiar peringatan hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW sekaligus penguatan solidaritas sosial terus digerakkan oleh jajaran Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur. Pada Sabtu (29/08/2026) siang mulai pukul 12.45 WIB hingga selesai, Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur, Ustadzah Hj. Kholijah Manurung, memimpin langsung perhelatan Safari Maulid Nabi 1448 H bersama Majelis Taklim Cinta Sholawat Natuna (MTCSN) yang bertempat di Surau Nurul Huda Meso, Desa Batu Gajah.

Kegiatan yang dihadiri dengan kompak oleh jemaah berbusana seragam pakaian hitam dan jilbab hitam bermotif bunga ini memadukan tiga agenda utama, yakni Pembacaan Sejuta Shalawat, ceramah agama peringatan maulid, serta aksi sosial berupa santunan bagi anak yatim dan kaum lanjut usia (lansia). Rangkaian acara dibuka dengan lantunan bait-bait shalawat secara berjemaah yang bergema khidmat memenuhi ruangan surau.


Dalam tausiyahnya, Kholijah Manurung memaparkan secara mendalam makna hakiki meneladani akhlak Rasulullah SAW. Beliau menekankan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui lisan dan lantunan puji-pujian, melainkan harus terpatri dalam aksi nyata kepedulian sosial, kepekaan terhadap penderitaan sesama, serta memuliakan para lansia dan anak-anak yatim di lingkungan sekitar. Momentum maulid ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah islamiyah jemaah, melembutkan hati, serta menghadirkan keberkahan dan ketenteraman bagi masyarakat Desa Batu Gajah.


Secara terpisah, Plt. Kepala KUA Kecamatan Bunguran Timur, Ibnul Abas, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan safari dakwah terpadu tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi keistiqamahan Ustadzah Hj. Kholijah Manurung bersama jemaah MTCSN dalam menggelar Safari Maulid Nabi di Surau Nurul Huda Meso. Perpaduan antara zikir shalawat, pencerahan ilmu agama, dan santunan sosial ini merupakan wujud dakwah yang sangat menyentuh kebutuhan umat serta memperkokoh nilai-nilai kemanusiaan di Kabupaten Natuna," tutur Ibnul Abas.

Kegiatan Safari Maulid Nabi 1448 H tersebut berlangsung tertib dan penuh kehangatan, diakhiri dengan penyerahan paket santunan serta doa bersama untuk kemaslahatan seluruh masyarakat.