KUA Bunguran Timur (Humas) --- Program pemberantasan buta aksara
Al-Qur'an yang diinisiasi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur
membuahkan capaian positif nyata di tengah masyarakat pesisir. Pembinaan
berkala yang berpusat di Masjid Al-Mukarromah Penagi, Kelurahan Batu Hitam ini
sukses mendampingi jemaah hingga mampu membaca kitab suci secara mandiri.
Pertemuan rutin
tersebut kembali berlangsung pada Selasa (6/10/2026) mulai pukul 13.00 hingga
15.30 WIB dengan diikuti jemaah majelis taklim setempat. Metode bimbingan
dilakukan secara bertahap dan telaten lewat pendekatan talaqqi langsung, mulai
dari pengenalan bentuk lambang huruf hijaiyah, penyambungan harakat, hingga
ketepatan makhraj.
Setelah
konsisten bergulir selama hampir dua tahun setiap hari Selasa, program ini
mencatatkan progres kompetensi membaca yang sangat signifikan. Para jemaah
binaan yang semula sama sekali buta aksara dan belum mengenal huruf hijaiyah
kini telah lancar melafalkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan tartil.
Penyuluh Agama
Islam KUA Bunguran Timur menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mengentaskan
buta aksara keagamaan di wilayah binaan. "Ketekunan para jemaah selama dua
tahun ini membuktikan bahwa faktor usia bukanlah halangan untuk belajar
Al-Qur'an dari nol asalkan dibimbing dengan kesabaran dan metode yang
tepat," ujarnya.
Dampak
perubahan tersebut dirasakan sangat menyentuh oleh perwakilan jemaah Masjid
Al-Mukarromah, Mahada. "Dahulu saya sama sekali buta huruf dan tidak kenal bentuk
hijaiyah, tetapi berkat bimbingan rutin penyuluh KUA selama hampir dua tahun
ini, alhamdulillah sekarang saya sudah bisa membaca mushaf Al-Qur'an sendiri di
rumah," ungkapnya haru.