KUA Bunguran Timur (Humas) --- Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Bunguran Timur memfasilitasi bimbingan perkawinan khusus bagi
pasangan calon pengantin lintas negara pada Jumat (2/10/2026) pukul 13.00
hingga 15.00 WIB. Pelayanan bimbingan tatap muka ini diberikan kepada pasangan
Trisna Adiansih dan Ali Azmat, warga negara Kanada, bertempat di Balai Nikah
KUA Bunguran Timur.
Sesi pembekalan
berlangsung dalam bahasa Inggris guna memastikan materi tersampaikan secara
efektif kepada kedua calon pengantin. Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur,
Melisya mengupas kiat adaptasi dalam membina rumah tangga dengan latar belakang
budaya, adat istiadat, dan pola komunikasi yang berbeda. Pasangan dibekali
strategi komunikasi asertif, rasa saling menghargai tradisi keluarga, serta
komitmen menyatukan visi hidup berkeluarga berlandaskan nilai-nilai Islam.
Melisya
menekankan bahwa perbedaan kultural justru menjadi modal berharga untuk saling
melengkapi jika dikelola dengan keterbukaan hati. "Pernikahan beda budaya
menuntut empati yang lebih besar dan kesabaran dalam menyelaraskan kebiasaan
sehari-hari, kuncinya terletak pada komunikasi yang jujur dan saling
menghormati," pesannya.
Seusai sesi
konseling, agenda dilanjutkan dengan simulasi pengucapan ikrar ijab kabul yang
dipandu oleh pegawai KUA Bunguran Timur, Nuril Ikhsan. Latihan langsung ini
membantu calon mempelai pria memahami alur, syarat sah pelafalan, serta melatih
ketenangan saat hari pengesahan akad nikah tiba.
Calon pengantin
mengapresiasi ketersediaan bimbingan inklusif berbahasa Inggris di KUA
perbatasan ini. "Kami sangat terbantu dengan penjelasan materi dalam
bahasa Inggris yang mudah dipahami, simulasi ijab kabulnya juga memberi
gambaran jelas sehingga kami merasa jauh lebih tenang dan percaya diri
menghadapi hari akad," ungkap pasangan tersebut.