KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) – Fondasi utama melahirkan generasi masa depan yang tangguh dan bebas stunting resmi dimulai dari kesiapan fisik sepasang kekasih sebelum melangkah ke pelaminan. Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Tengah, Erial Lismana, bersinergi dengan Puskesmas Bunguran Tengah menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) terpadu. Agenda edukatif yang dikemas menarik ini berlangsung secara tatap muka di Kantor KUA Bunguran Tengah pada Kamis, 23 Juli 2026.
Suasana bimbingan menjadi sangat hidup saat Tenaga Kesehatan Puskesmas Bunguran Tengah, Elvi Namira, naik sebagai pemateri utama. Di hadapan 2 pasang calon pengantin (catin) yang hadir, ia membedah tuntas rahasia pentingnya pemeriksaan kesehatan pranikah (pre-marital check-up). Para peserta diajak memahami cara menjaga kesehatan organ reproduksi, menjaga kebugaran fisik, hingga strategi pemenuhan gizi seimbang.
Sesi paling interaktif terjadi saat Elvi Namira mengupas tuntas misi kemanusiaan dalam memutus mata rantai stunting sejak dini. Ia menegaskan bahwa kesehatan dan tumbuh kembang anak di masa depan sangat bergantung pada asupan gizi serta kesehatan sang ibu yang dipersiapkan sejak masa berstatus calon pengantin.
Langkah proaktif yang diinisiasi langsung oleh Kepala KUA Bunguran Tengah, Erial Lismana, ini diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat mengenai persiapan pernikahan. Melalui pembekalan terpadu ini, KUA dan Puskesmas Bunguran Tengah optimis para peserta tidak hanya siap secara administrasi dan syariat, tetapi juga membawa pulang bekal kesiapan fisik yang prima untuk membangun keluarga yang sehat, bugar, dan produktif.