KUA Bunguran Timur Laut (HUMAS) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur Laut terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, khususnya bagi para calon pengantin (catin). Hal ini dibuktikan melalui pertemuan koordinasi yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur Laut (Kusnadi) dengan Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Bunguran Timur Laut (Suryani) pada Rabu (1/7/2026) pagi pukul 09.30 WIB.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja KUA tersebut fokus membahas mengenai optimalisasi penggunaan aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Hamil) sebagai salah satu syarat administratif wajib bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Kusnadi menjelaskan bahwa sinergi antara Penyuluh Agama dan Penyuluh KB ini sangat krusial. Selain pemenuhan aspek hukum agama dan negara, kesiapan fisik dan kesehatan reproduksi calon pengantin juga harus dipastikan sejak awal melalui aplikasi Elsimil. Langkah ini diambil sebagai bagian dari program nasional dalam menekan angka stunting sejak hulu.

"Kami di KUA Bunguran Timur Laut berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan kemudahan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi bersama Ibu Suryani dari pihak KB, kami ingin memastikan setiap calon pengantin mendapatkan edukasi yang utuh, baik dari sisi bimbingan perkawinan secara agama maupun kesiapan kesehatan keluarga melalui Elsimil," ujar Kusnadi setelah pertemuan.

Sementara itu, Penyuluh KB Bunguran Timur Laut, (Suryani), menyambut baik langkah proaktif ini. Menurutnya, integrasi data dan koordinasi yang kuat dengan pihak KUA akan mempercepat proses edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya skrining kesehatan sebelum menikah.

Melalui penguatan layanan ini, diharapkan seluruh calon pengantin di wilayah Bunguran Timur Laut dapat dengan mudah mengakses dan menyelesaikan pengisian Elsimil, sehingga proses menuju pelaminan dapat berjalan lancar, sehat, dan berkah.