KUA Bunguran Timur (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memenuhi kebutuhan pembinaan keagamaan masyarakat hingga ke wilayah pulau penunjang. Pada Sealasa (23/06/2026) ba'da Maghrib, staf KUA Bunguran Timur, Mustaqim, hadir memenuhi undangan resmi masyarakat Pulau Laut untuk mengisi tausiyah dalam rangka memperingati tahun baru Islam bertempat di Masjid Al-Ihya, Desa Air Payang.

Agenda pengajian akbar tersebut berlangsung khidmat dan mendapatkan antusiasme yang sangat tinggi dari warga setempat, dengan dihadiri oleh lebih dari 100 jemaah yang memadati ruang utama masjid.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Mustaqim menyampaikan tausiyah mendalam dengan mengangkat tema mengenai kedudukan Muharram sebagai bulan yang dimuliakan. Ia menjelaskan kepada jemaah bahwa Muharram merupakan salah satu dari empat Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang disucikan oleh Allah SWT).

Di dalam momentum bulan mulia ini, umat Islam dilarang keras untuk melakukan kezaliman serta perbuatan maksiat. Sebaliknya, Muharram menjadi waktu di mana setiap amal saleh, pengorbanan, dan ibadah yang dikerjakan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Melalui materi ini, jemaah diajak untuk memanfaatkan tahun baru hijriah dengan meningkatkan kualitas ketakwaan serta meninggalkan segala bentuk larangan agama.

Untuk diketahui, Mustaqim saat ini mengemban jabatan fungsional sebagai Penata Layanan Operasional di KUA Bunguran Timur. Namun, karena rekam jejak dan kiprahnya yang panjang sebagai mantan Penyuluh Agama, sosok Ustadz Mustaqim telah melekat dan mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Natuna. Hal ini membuat permohonan kepenyuluhan dan undangan dakwah dari warga kepada dirinya tetap mengalir deras.

Secara terpisah, Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, memberikan respons yang sangat positif atas kiprah stafnya di tengah masyarakat Pulau Laut tersebut.

"Kami mendukung penuh dedikasi Pak Mustaqim. Terlepas dari apa pun jabatan administratif yang diemban di kantor saat ini, memberikan pelayanan dan memenuhi kebutuhan bimbingan keagamaan di tengah masyarakat selalu menjadi prioritas KUA Bunguran Timur. Selama agenda tersebut dikoordinasikan dengan baik dan tidak mengganggu tugas pelayanan utama di kantor, sinergi dakwah seperti ini justru memperkuat public trust terhadap Kementerian Agama," tegas Asnawi.

Kegiatan tausiyah ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh masyarakat Desa Air Payang, Pulau Laut, pada tahun baru 1448 Hijriah.