KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Tengah menaruh perhatian besar terhadap penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja. Melalui sinergi erat bersama dunia akademis, KUA Bunguran Tengah secara resmi menerima sekaligus membuka masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna, Senin, 3 Agustus 2026.
Kegiatan penerimaan yang berlangsung di Kantor KUA Kecamatan Bunguran Tengah, Desa Harapan Jaya ini berjalan dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Program magang ini direncanakan akan berlangsung selama dua bulan ke depan sebagai wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa sebelum menyelesaikan masa studinya.
Adapun tiga mahasiswa STAI Natuna yang didelegasikan untuk mengikuti program PKL pada gelombang kali ini adalah Eka Saputri, Anggi Ramanda Putri, dan Romi Alamsyah.
Kepala KUA Kecamatan Bunguran Tengah, Erial Lismana, menyampaikan bahwa Praktik Kerja Lapangan merupakan jembatan krusial dalam menyelaraskan teori di bangku kuliah dengan realita di dunia kerja. Melalui kemitraan dengan STAI Natuna ini, pihak KUA berkomitmen memberikan ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu keagamaan dan administrasi yang telah mereka pelajari.
"Pelaksanaan PKL ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu perkuliahan ke dalam dunia kerja nyata. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dituntut meningkatkan kompetensi akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan profesional, komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja," ujar Erial.
Selama menjalani masa PKL, ketiga mahasiswa tersebut akan mendapatkan pembinaan dan arahan intensif langsung dari jajaran staf KUA mengenai tugas pokok, fungsi, serta tanggung jawab aparatur dalam memberikan pelayanan keagamaan publik kepada masyarakat.
Melalui program kolaboratif ini, KUA Bunguran Tengah berharap dapat membentuk karakter mahasiswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki etika kerja tinggi. Langkah nyata ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Islam asal Natuna yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga profesional, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat setelah lulus nanti.