KUA Bunguran Tengah (HUMAS) – Semangat berbagi melalui Gerakan Infaq Seribu Rupiah Perhari yang digagas Kepala KUA Bunguran Tengah Erial Lismana terus menggelora dan tak surut hingga saat ini. Program swadaya ini menjadi bukti nyata konsistensi aparatur KUA dalam menebar manfaat bagi warga sekitar.
Kepala KUA Bunguran Tengah, Erial Lismana menegaskan gerakan ini murni inisiatif internal sejak awal 2023. "Setiap hari kerja, seluruh ASN menyisihkan seribu rupiah. Jangan lihat nominalnya, tapi lihat keistiqamahan dan keberkahannya," ujarnya, Jum’at, 12 Juni 2026.
Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk warga yang membutuhkan. Penghulu KUA Bunguran Tengah, Zailani, selaku koordinator program menyebut penyaluran fokus pada 3 sasaran: santunan dhuafa, bantuan biaya berobat warga tidak mampu, dan paket sembako untuk lansia serta janda di 3 desa wilayah kerja KUA Bunguran Tengah.
"Alhamdulillah spirit teman-teman ASN luar biasa. Ada yang rutin lebih dari seribu. Karena kami yakin, harta yang disedekahkan tidak akan berkurang," tutur Zailani.
Staf KUA Bunguran Tengah Ustadz Moch Fandholi, menambahkan bahwa gerakan ini adalah wujud dakwah bil hal. "Ini cara KUA membuktikan bahwa dakwah tidak hanya di mimbar, tapi juga lewat kepedulian nyata," ucapnya.Penutup:
KUA Bunguran Tengah berkomitmen menjaga spirit infaq seribu perhari ini tetap menggelora. "Kami ingin jadi pemantik. Semoga menginspirasi instansi lain bahwa berbagi itu tidak harus menunggu kaya," tutup Kepala KUA Erial Lismana.