KUA SUBI (HUMAS) --- KUA Kecamatan Subi kembali menggelar kegiatan Sharing Session Vol.05 bersama BRK Syariah Subi pada Jumat (24/07/2026) di Banking Hall BRK Syariah Subi. Mengangkat tema "Kerja Keras, Ibadah Cerdas: Menjaga Niat di Setiap Keringat", kegiatan ini menjadi ruang refleksi spiritual bagi para pegawai untuk memaknai pekerjaan bukan sekadar sebagai rutinitas, tetapi sebagai bentuk ibadah yang bernilai di sisi Allah SWT. Sharing session menghadirkan Tangguh Damar Ramadhan, Pegawai KUA Kecamatan Subi, sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia mengajak seluruh peserta untuk senantiasa meluruskan niat dalam bekerja. Menurutnya, kerja keras yang dilakukan setiap hari akan memiliki nilai ibadah apabila dilandasi keikhlasan, kejujuran, amanah, serta semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Sebagai insan yang bekerja di lembaga keuangan syariah, kita memiliki amanah yang lebih besar daripada sekadar mencapai target pekerjaan. Setiap pelayanan yang ramah, setiap penjelasan akad syariah yang benar, serta setiap amanah yang dijaga dengan penuh tanggung jawab merupakan bagian dari ibadah dan dakwah melalui profesi. Ketika niat dijaga karena Allah SWT, maka setiap tetes keringat yang kita keluarkan akan bernilai pahala," ungkap Tangguh. Ia juga menegaskan bahwa profesi sebagai pegawai bank syariah membuka peluang besar untuk mengumpulkan amal jariyah. Melalui edukasi kepada masyarakat mengenai transaksi yang sesuai prinsip syariah, pelayanan yang berintegritas, serta kontribusi dalam membangun kepercayaan umat terhadap sistem keuangan syariah, setiap pegawai memiliki kesempatan menjadi jalan hadirnya kebaikan yang manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, interaktif, dan penuh antusiasme. Para pegawai BRK Syariah Subi mengikuti sesi dengan seksama serta aktif berdiskusi mengenai bagaimana menjaga semangat bekerja, memperkuat integritas, dan menghadirkan nilai-nilai keislaman dalam pelayanan sehari-hari. Melalui Sharing Session Vol.05 ini, diharapkan terbangun kesadaran bahwa profesionalisme dan spiritualitas bukanlah dua hal yang terpisah, melainkan saling melengkapi dalam mewujudkan pelayanan yang unggul, amanah, dan penuh keberkahan.