KUA Bunguran Utara (Humas) — Komitmen untuk merawat nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat solidaritas sosial terus ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Utara. Lewat integrasi dua program unggulannya, MASMANSUR (Mari Semarakkan Masjid dan Surau) dan gerakan inovasi SEBAKUL (Sedekah Beras Sekilo Sebulan), KUA Bunguran Utara sukses menggelar agenda pembinaan keagamaan dan penyaluran bantuan di Masjid Al-Wustho, Desa Kelarik Air Mali, Rabu (26/8/2026).
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 120 kilogram beras disalurkan kepada 24 tokoh keagamaan dan pegiat siar Islam setempat, yang mencakup imam masjid, khatib, muazin, nuje, serta para pelaksana fardhu kifayah. Bantuan pangan ini merupakan hasil pengumpulan swadaya dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non-ASN lintas instansi di wilayah Bunguran Utara yang menyisihkan satu kilogram beras setiap bulannya.
Kehadiran program SEBAKUL disandingkan dengan MASMANSUR menjadi wahana konkret untuk mengapresiasi keikhlasan para pengabdi masyarakat di bidang keagamaan desa, sekaligus memicu semangat warga dalam memakmurkan tempat ibadah.
Rangkaian acara diawali dengan silaturahmi bersama warga dan tokoh masyarakat, lalu dilanjutkan dengan tausiyah agama yang dibawakan oleh Staf KUA Bunguran Utara, Mansur. Dalam sapaan rohaninya, Mansur mengajak jemaah untuk terus menyemarakkan fungsi masjid sebagai pusat kebaikan, kebersamaan, dan kepedulian antar sesama.
Melalui konsistensi kegiatan ini, KUA Bunguran Utara berharap jalinan sinergi antara instansi pemerintah, pengurus masjid, dan warga masyarakat di Desa Kelarik Air Mali semakin kokoh dan membawa keberkahan bagi wilayah perbatasan.