KUA Bunguran Utara (HUMAS) --- Upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak dini terus digelorakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Utara. Lewat program bimbingan keagamaan yang menyasar anak-anak, KUA Bunguran Utara secara konsisten membina potensi dan bakat seni Islami warga di perbatasan Kabupaten Natuna.

Wujud pengabdian tersebut ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Utara, Nur Azizah Binti Muhammad Yakub, saat memimpin bimbingan irama tilawah bagi anak-anak kelompok binaan Sanggar Mutiara Tilawah, Rabu (4/11/2026) ba'da Dzuhur.

Pada sesi pertemuan tersebut, Nur Azizah menggembleng kelancaran membaca Al-Qur'an para santri dengan irama lagu tilawah yang terstruktur. Bimbingan meliputi penguasaan tingkatan nada serta keselarasan antara cengkok irama dan panjang-pendek bacaan (mad).

Nur Azizah Binti Muhammad Yakub menegaskan bahwa pendampingan di sanggar ini merupakan bagian dari dedikasi Penyuluh KUA dalam menghadirkan pelayanan edukasi keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan generasi muda.

"KUA Bunguran Utara berkomitmen untuk terus menjadi wadah pembinaan moral dan bakat anak-anak di wilayah ini. Pelatihan irama tilawah di Sanggar Mutiara Tilawah ini adalah ikhtiar kami agar anak-anak perbatasan makin percaya diri dan terbiasa melantunkan Al-Qur'an dengan cara yang indah sesuai kaidah," jelas Nur Azizah usai mengajar.

Respons positif mengalir dari para santri dan wali murid. Pelatihan rutin ba'da Dzuhur ini dinilai sangat bermanfaat untuk mengisi waktu luang anak-anak dengan kegiatan mulia yang membina mental serta keimanan mereka.

Konsistensi KUA Bunguran Utara dalam mengawal pembinaan generasi Qur'ani ini semakin memperkuat pilar Kementerian Agama sebagai lembaga pelayanan publik yang inklusif, responsif, dan konsisten membawa dampak kebaikan bagi kemaslahatan warga di kawasan terdepan Indonesia.