Kemenag Natuna (HUMAS) --- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Natuna mematangkan seleksi pemilihan agen perubahan melalui agenda pemaparan proposal inovasi yang berlangsung di ruang rapat kantor setempat, Senin (28/9). Langkah ini diambil untuk menjaring figur penggerak birokrasi yang mampu menghadirkan pelayanan publik yang dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Rapat pleno penilai tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, didampingi Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Analis SDM, serta jajaran Tim Penilai Agen Perubahan. Kehadiran unsur pimpinan secara lengkap ini mencerminkan komitmen kuat institusi dalam mengawal reformasi birokrasi dari tingkat lokal.

Dalam agenda tersebut, para kandidat agen perubahan secara bergiliran memaparkan proposal program kerja unggulan masing-masing. Ide dan gagasan yang disajikan berfokus pada solusi kreatif peningkatan tata kelola administrasi, efisiensi pelayanan, hingga program sosial keagamaan yang langsung menyentuh lini masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Natuna menegaskan bahwa proses seleksi ini tidak sekadar mencari pemenang secara administratif. Proposal dari agen perubahan yang terpilih nantinya wajib diimplementasikan secara konkret di lapangan.

"Inovasi yang lahir dari para agen perubahan harus benar-benar diwujudkan, sehingga kehadiran Kementerian Agama dirasakan berdampak nyata, solutif, dan semakin dekat dengan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan," ujar pimpinan rapat dalam arahannya.

Rangkaian seleksi ini kini memasuki tahap akhir penilaian dewan juri. Seluruh gagasan terbaik yang lolos segera ditetapkan untuk ditindaklanjuti ke tahap implementasi, menandai babak baru komitmen Kemenag Natuna dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin adaptif, profesional, dan berintegritas.