KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) – Jajaran pengurus inti Masjid Baitul Muttaqin Desa Harapan Jaya menggelar musyawarah khusus guna mematangkan persiapan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Pertemuan tersebut dilaksanakan langsung di dalam ruang utama Masjid Baitul Muttaqin, Desa Harapan Jaya, pada Kamis malam (20/08/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitul Muttaqin, Syahidin, bersama seluruh jajaran kepengurusan inti, para imam masjid, tokoh agama, serta sesepuh jemaah setempat. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Moch Fandholi selaku Staf Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Tengah yang ikut memberikan masukan dan pendampingan jalannya rapat koordinasi.
Pengurus sengaja menggelar rapat sejak dini agar seluruh kesiapan teknis dapat dipersiapkan tanpa kendala menuju hari puncak pelaksanaan. Berdasarkan hasil mufakat bersama, acara puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dijadwalkan akan dilaksanakan pada Rabu malam Kamis, 26 Agustus 2026 mendatang.
Ketua DKM Baitul Muttaqin, Syahidin, menjelaskan bahwa agenda utama dalam musyawarah ini adalah menyamakan persepsi antar-pengurus. Pertemuan yang berlangsung hangat dan khidmat di atas hamparan karpet hijau masjid tersebut berhasil merumuskan pembentukan panitia pelaksana (panpel) serta estimasi anggaran operasional kegiatan.
"Kita berkumpul hari ini untuk mulai menyusun kepanitiaan, alokasi dana, hingga teknis acara. Harapannya, seluruh jemaah dan elemen masyarakat Desa Harapan Jaya bisa saling bergotong royong guna menyukseskan peringatan lahirnya Rasulullah SAW pada Rabu malam Kamis nanti," ujar Syahidin di sela-sela memimpin musyawarah.
Selain pembentukan struktur panitia, jalannya diskusi juga membahas opsi agenda pendukung seperti rencana penataan area masjid, skema penyambutan tamu, hingga pengelolaan konsumsi jemaah. Pihak pengurus berharap momentum Maulid Nabi 1448 H ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan dapat mempererat tali silaturahmi antar-warga sekaligus meningkatkan kecintaan jemaah terhadap akhlak mulia Nabi Muhammad SAW.