KUA Bunguran Barat (HUMAS) — Upaya memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat terus dilakukan di wilayah Kecamatan Bunguran Barat selama bulan suci Ramadan. Salah satunya melalui kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan di Masjid Al Jam’an Penyong pada Selasa (10/3).

 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Bunguran Barat beserta jajaran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat berserta staf, pengurus Masjid Al Jam’an, serta jamaah setempat yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh khidmat.

 

Safari Ramadan menjadi agenda rutin pemerintah kecamatan yang bertujuan mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana penyampaian pembinaan keagamaan di bulan suci Ramadan.

 

Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat turut mengambil peran aktif dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya pembinaan umat. Kehadiran Kepala KUA bersama jajaran staf menunjukkan komitmen KUA untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan pembinaan serta penguatan nilai-nilai keagamaan.

 

Dalam kegiatan tersebut, tausiyah keagamaan disampaikan oleh Ustadz Aris Munandar, yang merupakan staf KUA Bunguran Barat. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah, mengingat pada malam-malam tersebut terdapat malam yang penuh kemuliaan, yaitu Lailatul Qadar.

 

Ia menjelaskan bahwa berbagai amalan dianjurkan untuk dilaksanakan pada sepuluh malam terakhir Ramadan, di antaranya menjaga pelaksanaan salat fardhu secara berjamaah, melaksanakan salat tarawih dan witir, memperbanyak salat malam seperti tahajud, meningkatkan tilawah Al-Qur’an, memperbanyak sedekah dan infak, memperbanyak istighfar, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT. “Melalui ibadah yang sungguh-sungguh pada sepuluh malam terakhir Ramadan, umat Islam diharapkan dapat meraih keutamaan malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan,” ujar Aris Munandar dalam tausiyahnya.

 

Selain penyampaian tausiyah keagamaan, Camat Bunguran Barat dalam kesempatan tersebut juga memberikan pengarahan kepada masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan serta merawat fasilitas umum yang telah dibangun oleh pemerintah agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

 

Sementara itu, Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi salah satu sarana penting dalam memperkuat pembinaan umat di tengah masyarakat. “Kehadiran KUA dalam Safari Ramadan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan umat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat semakin mendorong masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat pemahaman keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa KUA Bunguran Barat akan terus aktif berperan dalam berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, seperti Safari Ramadan, pembinaan remaja masjid, didikan subuh, serta kegiatan pembinaan lainnya.

 

Kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Jam’an Penyong tersebut disambut dengan antusias oleh para jamaah. Selain mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, kegiatan ini juga memberikan tambahan wawasan keagamaan serta motivasi bagi masyarakat untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan.