KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat terus memperkuat peran pembinaan umat melalui keterlibatan dalam rangkaian Safari Dakwah dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah. Salah satu kegiatan dilaksanakan di Masjid Al-Ba'diyah, Air Batu, Kelurahan Sedanau, Sabtu (29/8).
Dalam kegiatan tersebut, KUA Bunguran Barat menghadirkan stafnya, Ustaz Aris Munandar, sebagai pengisi materi ceramah keagamaan dengan mengangkat tema “Meneladani Sifat Rasulullah SAW.” Kegiatan turut dihadiri pemimpin lintas sektoral Kecamatan Bunguran Barat, staf KUA Bunguran Barat serta jamaah Masjid Al-Ba'diyah.
Keterlibatan KUA dalam Safari Dakwah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembinaan keagamaan secara langsung di tengah masyarakat. Momentum Maulid Nabi dimanfaatkan untuk mengajak jamaah tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga memahami dan mengamalkan sifat-sifat mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu materi yang disampaikan Aris adalah keteladanan Rasulullah SAW melalui gelar Al-Amin, yakni sosok yang dikenal memiliki kejujuran dan dapat dipercaya oleh masyarakat.
“Rasulullah SAW dikenal sebagai Al-Amin, orang yang dapat dipercaya, bahkan sebelum beliau menerima wahyu kenabian. Ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa kejujuran dan amanah harus menjadi karakter dalam kehidupan. Kalau kita ingin meneladani Rasulullah, mulailah dari hal sederhana, yaitu menjadi orang yang dapat dipercaya oleh keluarga, tetangga dan masyarakat,” ujar Aris.
Ia juga mengajak jamaah menerapkan sifat Rasulullah dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk menjaga amanah, berkata benar, bersikap sabar, menyayangi sesama dan tidak mengambil hak orang lain.
"Amanah bukan hanya ketika kita memegang sesuatu milik orang lain. Tugas, pekerjaan, jabatan, keluarga dan kepercayaan yang diberikan kepada kita semuanya adalah amanah. Rasulullah mengajarkan kita untuk menjaga setiap amanah dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah juga penting dikenalkan kepada generasi muda melalui lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran besar dalam memberikan contoh nyata tentang kejujuran, kesabaran, kasih sayang dan sikap menghargai orang lain.
Bagi KUA Bunguran Barat, kegiatan Safari Dakwah menjadi salah satu ruang strategis untuk memperluas jangkauan pembinaan umat. Kehadiran personil KUA di tengah kegiatan masyarakat menjadi bentuk nyata pelaksanaan fungsi pembinaan keagamaan yang tidak hanya berlangsung di kantor, tetapi juga hadir langsung di rumah ibadah dan lingkungan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi KUA Bunguran Barat dengan PHBI, pengurus masjid, unsur lintas sektoral dan masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis.
Melalui rangkaian Safari Dakwah Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, KUA Bunguran Barat berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya dalam membangun keluarga yang harmonis, menjaga hubungan sosial dan membentuk masyarakat yang berakhlakul karimah.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan serta menjadi bagian dari komitmen KUA Bunguran Barat untuk terus hadir dalam pembinaan dan pelayanan keagamaan bagi masyarakat di wilayah kerjanya.