KUA Bunguran Utara (Humas) --- Kondisi psikologis dan kedamaian hati seorang ibu memiliki kaitan erat dengan keberkahan sebuah keluarga. Membahas hal krusial tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bunguran Utara, Nur Azizah Binti Muhammad Yakub, hadir memberikan pencerahan kepada jemaah Majelis Taklim Permata Desa pada Rabu (19/8/2026).
Membawa tema "Surganya Ibu Bahagia, Kunci Keluarga Berkah", tausiyah ini menyoroti bahwa kesejahteraan mental seorang istri sekaligus ibu bukanlah hal sekunder, melainkan fondasi utama ketahanan keluarga. Nur Azizah memaparkan bahwa ajaran Islam menempatkan kemuliaan seorang ibu pada posisi yang sangat tinggi, di mana rida dan ketenangannya berdampak langsung pada harmoni di dalam rumah.
"Keluarga yang penuh berkah tidak lahir semata-mata dari kemewahan harta, tetapi dari hati seorang ibu yang merasa cukup, dihargai, dan bahagia. Jika ibu tertekan, auranya akan memengaruhi seisi rumah. Sebaliknya, ibu yang bahagia akan mendidik anak-anak dengan penuh cinta dan mendampingi suami dengan keikhlasan," tutur Nur Azizah.
Dalam paparannya, ia juga menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi pasangan suami istri. Menurutnya, menciptakan kebahagiaan ibu adalah tugas bersama. Suami didorong untuk menjadi pendengar yang baik serta memberikan dukungan emosional, sehingga beban domestik dan pengasuhan tidak dipikul sendirian oleh pihak perempuan.
Para anggota Majelis Taklim Permata Desa tampak khusyuk menyimak materi yang sangat relevan dengan realita kehidupan sehari-hari tersebut. Melalui program bimbingan masyarakat seperti ini, KUA Bunguran Utara berkomitmen untuk terus mendampingi warga dalam mewujudkan keluarga sakinah yang sehat secara fisik, mental, maupun spiritual.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dipungkas dengan lantunan selawat serta doa bersama, memohon agar seluruh rumah tangga di Kecamatan Bunguran Utara senantiasa dilimpahi rahmat, ketenteraman, dan keberkahan dari Allah SWT.