Kamis, 20 Agustus 2026 09:00 WIB
KUA
Pulau Laut ( HUMAS ) Semangat
menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW mulai membuncah di Kecamatan Pulau Laut.
Kamis (20/8), ruang Hendri, S.E Sekcam Kecamatan Pulau Laut, dalam hal ini juga
bertindak sebagai ketua PHBI Kecamatan Pulau Laut terpilih 2 hari yang lalu, bersama
Penyuluh Agama Islam dan staf Kantor
Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pulau Laut.
Musyawarah
yang berlangsung sejak pagi itu Suasana hangat namun sarat diskusi serius
mewarnai pertemuan, dengan semua pihak memberikan masukan demi kesuksesan
peringatan Maulid Nabi yang setiap tahun menjadi momen penting bagi masyarakat
Pulau Laut.
Hendri,
sebagai ketua PHBI memaparkan rangkaian kegiatan yang akan digelar, meliputi
kegiatan majelis ta’lim Ibu BKMT Kecamatan yang InsyaAllah akan mendatangkan
penceramah Kabupaten, juga tak luput pada ceramah malam puncak di Masjid Al –
Ihya Desa Air Payang serta di hadiri jama’ah desa – desa lainnya.
Kepala KUA
Kecamatan Pulau Laut, Ayaturahman, S.Ag menegaskan bahwa pihaknya tidak sekedar
hadir sebagai pengurus, tetapi juga siap memberikan kontribusi nyata. “Kami di KUA
ingin benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai pengawas
kegiatan, tetapi juga bagian yang terjun langsung. Alhamdulillah, kami memiliki
dua staf KUA Pulau Laut. Mereka siap membantu mendukung penuh program PHBI. Ini
adalah bentuk nyata dukungan kami untuk syiar Islam,” ujarnya.
Ketua
PHBI Kecamatan Pulau Laut, Hendri, S.E menyampaikan apresiasi atas dukungan
tersebut. “Peringatan
Maulid Nabi bukan hanya seremoni tahunan, tetapi ajang untuk menanamkan
kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menghidupkan nilai-nilai beliau dalam
kehidupan masyarakat. Dukungan KUA, sekolah, pengurus masjid, dan warga sangat
berharga. Dengan kolaborasi ini, insyaallah semua agenda akan berjalan lancar
dan khidmat,” katanya.
Selain
membahas teknis pelaksanaan, rapat juga menyoroti mekanisme pendanaan yang akan
melibatkan partisipasi aktif masyarakat, lembaga pendidikan, dan tiga Desa yang
ada di Kecamatan Pulau Laut. PHBI memastikan pengelolaan dana dilakukan secara
transparan, demi kelancaran seluruh rangkaian acara.
Bagi
masyarakat Pulau Laut, Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar peringatan
sejarah kelahiran Rasulullah. Sejak puluhan tahun lalu, Maulid telah menjadi
momen silaturahmi akbar yang mempertemukan warga dari berbagai desa.
Tradisi ini
tidak hanya bernilai religius, tetapi juga sosial dan budaya. Masyarakat
bergotong-royong mempersiapkan hidangan dan meramaikan masjid. Semangat
kebersamaan inilah yang membuat Maulid di Pulau Laut selalu dinantikan dan
menjadi agenda tahunan yang dijaga kelestariannya.
Redaksi
: Trisnodi