KUA Bunguran Timur (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur terus berkomitmen untuk mendukung sinergi antarinstansi demi mewujudkan tata kelola administrasi publik dan pelayanan masyarakat yang terintegrasi. Pada Kamis (30/07/2026) pagi, KUA Bunguran Timur memenuhi undangan resmi dari Kantor Camat Bunguran Timur dalam agenda Forum Konsultasi Publik (FKP).

Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Ruang Rapat Demang Megat Kantor Camat Bunguran Timur tersebut, Kepala KUA Bunguran Timur menugaskan Amirul Khairi, staf KUA Bunguran Timur, untuk hadir mewakili instansi. Agenda utama forum ini diselaraskan dengan Penandatanganan Kerjasama antara Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Natuna terkait Pemanfaatan Data Kependudukan dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Forum strategis tersebut menghadirkan Camat Bunguran Timur dan Kepala Disdukcapil Kabupaten Natuna sebagai narasumber utama. Pembahasan berfokus pada langkah sinkronisasi dan digitalisasi data penduduk, serta rencana pengembangan wacana pelayanan publik berbasis aplikasi terpadu di wilayah Kecamatan Bunguran Timur guna mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

Secara terpisah, Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, memberikan arahan terkait pentingnya partisipasi KUA dalam kegiatan sinkronisasi data lintas instansi tersebut.

"Kehadiran staf kami, Saudara Amirul Khairi, dalam forum konsultasi publik ini merupakan bentuk komitmen KUA Bunguran Timur untuk senantiasa menyelaraskan data pelayanan keagamaan—khususnya pencatatan nikah dan peristiwa penting lainnya—dengan data kependudukan nasional di Disdukcapil. Integrasi dan digitalisasi data berbasis NIK sangat krusial agar pelayanan publik di wilayah Bunguran Timur makin cepat, akurat, dan tidak menyulitkan warga," tegas Asnawi.

Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, KUA Bunguran Timur siap mendukung kelancaran pemanfaatan data kependudukan terpadu dan rencana pelayanan digital berbasis aplikasi di tingkat kecamatan.