KUA Bunguran Timur (Humas) – Komitmen jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur dalam mengawal pembinaan mental spiritual masyarakat terus berjalan secara konsisten. Pada Rabu (24/06/2026) malam ba'da Isya, staf KUA Bunguran Timur, Mustaqim, hadir memenuhi undangan resmi jemaah Desa Kelanga untuk mengisi tausiyah dalam rangka memperingati Hari Asyura (10 Muharram 1448 Hijriah).

Agenda keagamaan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di pemukiman warga Desa Kelanga dan dihadiri oleh puluhan jemaah yang tampak antusias mengikuti jalannya kajian dari awal hingga selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Mustaqim menyampaikan tausiyah mendalam dengan mengangkat tema "Hakikat 10 Muharram". Ia menjelaskan kepada jemaah bahwa Hari Asyura memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam sejarah Islam, di mana banyak peristiwa besar penyelamatan para nabi terdahulu terjadi pada tanggal ini.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hakikat utama dari 10 Muharram bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan momentum untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan, kesabaran, dan ketakwaan. Ustadz Mustaqim mengajak para jemaah untuk menghidupkan malam Asyura dengan meningkatkan amal kebajikan, memperbanyak istigfar, serta memperkuat kepedulian sosial terhadap anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bentuk implementasi nyata dari ajaran Rasulullah SAW.

Untuk diketahui, Mustaqim saat ini mengemban jabatan fungsional sebagai Penata Layanan Operasional di KUA Bunguran Timur. Namun, berkat rekam jejak dan kiprah panjangnya sebagai mantan Penyuluh Agama, sosok Ustadz Mustaqim telah melekat erat dan mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Natuna. Hal inilah yang membuat permohonan kepenyuluhan dan undangan dakwah dari warga kepada dirinya tetap mengalir aktif.

Secara terpisah, Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi berkelanjutan stafnya di lapangan.

"Kami mendukung penuh dedikasi Pak Mustaqim di tengah masyarakat. Terlepas dari apa pun jabatan administratif yang diemban di kantor saat ini, memberikan pelayanan keagamaan dan memenuhi kebutuhan umat selalu menjadi prioritas utama KUA Bunguran Timur. Selama agenda tersebut dikoordinasikan dengan baik dan tidak mengganggu tugas pelayanan utama kedinasan di kantor, sinergi dakwah seperti ini justru semakin memperkuat public trust terhadap institusi Kementerian Agama," tegas Asnawi.

Rangkaian acara peringatan Hari Asyura di Desa Kelanga ini berjalan dengan tertib dan lancar, kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, serta keberkahan seluruh masyarakat.