KUA Bunguran Utara (Humas) — Mempersiapkan masa depan generasi muda memerlukan langkah nyata dan komprehensif. Menjawab tantangan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Utara, Nur Azizah Binti Muhammad Yakub, hadir menyapa para pelajar SMAN 01 Bunguran Utara melalui program Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN), Jumat (28/8/2026).
Dengan mengusung fokus bahasan "Pernikahan Dini", ajang edukasi ini dikemas secara lugas dan dialogis. Nur Azizah memaparkan secara mendalam bahwasanya membangun keluarga bukan sekadar keberanian, melainkan butuh kedewasaan mental, kesehatan fisik, serta kesiapan mental dan spiritual yang matang sesuai tuntunan ajaran Islam.
Para siswa diajak untuk melihat pernikahan dini dari sudut pandang yang lebih luas, termasuk risiko kesehatan reproduksi, potensi konflik rumah tangga, hingga pentingnya menyelesaikan pendidikan demi meraih cita-cita. Risiko-risiko ini dijelaskan agar para pelajar terhindar dari keputusan terburu-buru yang dapat merugikan masa depan mereka.
Langkah preventif yang konsisten dijalankan oleh KUA Bunguran Utara ini diharapkan mampu membentuk pola pikir remaja di wilayah perbatasan agar lebih terencana, bertanggung jawab, serta berfokus pada pengembangan potensi diri sebelum siap melangkah ke jenjang pernikahan.