KUA Bunguran Timur (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur terus memperluas jangkauan dakwah dan bimbingan masyarakat dengan memanfaatkan media penyiaran publik. Pada Rabu (12/08/2026) pagi pukul 05.30 hingga 05.59 WIB, Penyuluh Muda Agama Islam KUA Kecamatan Bunguran Timur, Kholijah Manurung, hadir sebagai narasumber utama dalam program siaran religi Mutiara Pagi yang disiarkan secara langsung melalui RRI Pro 1 Ranai (FM 99,2 MHz / AM 1467 KHz).
Dipandu oleh presenter Nadianti, siaran langsung yang berlangsung selama 30 menit tersebut mengangkat topik krusial mengenai "Pembekalan Pra Nikah". Melalui saluran radio publik ini, Kholijah Manurung memaparkan secara komprehensif pentingnya kesiapan matang bagi para calon pengantin dan generasi muda sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Pembahasan materi mencakup kesiapan spiritual, kedewasaan emosional, pemahaman hak dan kewajiban suami-istri, manajemen konflik, hingga komunikasi yang sehat demi mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Dalam paparannya, Kholijah menegaskan bahwa pembekalan pranikah bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi penting dalam menekan angka perselisihan, perceraian, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Mengingat luasnya jangkauan siaran radio hingga ke pelosok pulau di Kabupaten Natuna, program edukasi udara ini menjadi sarana strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang arti penting ikatan suci mitsaqan ghalizha.
Secara terpisah, Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif penyuluhnya dalam program penyiaran tersebut.
"Kami sangat mendukung sinergi positif antara KUA Bunguran Timur dan RRI Ranai. Kehadiran Ustadzah Kholijah Manurung, dalam program Mutiara Pagi merupakan wujud nyata perluasan dakwah literasi keluarga. Kami berharap materi pembekalan pranikah yang disiarkan lewat udara ini dapat memberikan edukasi luas serta memperkuat ketahanan keluarga masyarakat di seluruh penjuru Natuna," tutur Asnawi.
Siaran dialog keagamaan Mutiara Pagi di RRI Pro 1 Ranai tersebut berjalan interaktif, lancar, dan ditutup dengan doa bersama untuk keharmonisan keluarga serta kemaslahatan umat di Kabupaten Natuna.