KUA Bunguran Timur (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur terus menunjukkan mobilitas dan komitmen tinggi dalam membina moral, ketahanan keluarga, dan edukasi sosial bagi masyarakat di berbagai tingkatan. Pada Rabu (12/08/2026), Penyuluh Agama Islam KUA Bunguran Timur, Ustadzah Hj. Kholijah Manurung, sukses melaksanakan rangkaian dakwah maraton yang memadukan tiga agenda penting sekaligus dari pagi hingga siang hari dengan semangat "Mari bersama menebar kebaikan dan manfaat untuk sesama".

Rangkaian agenda diawali pada pukul 05.30 WIB melalui program siaran langsung religi Mutiara Pagi di RRI Ranai yang mengangkat tema "Pembekalan Pranikah". Dalam siaran udara ini, materi ditekankan pada kesiapan komprehensif bagi generasi muda dan calon pengantin dalam menyongsong ikatan perkawinan. Kholijah memaparkan pentingnya kematangan spiritual, kedewasaan emosional, manajemen konflik antarpasangan, serta pemahaman hak dan kewajiban suami-istri demi membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah sekaligus meminimalkan potensi perceraian dan perselisihan sejak dini.

Memasuki pukul 08.00 WIB hingga selesai, fokus pembinaan bergeser ke ranah perlindungan generasi muda melalui kegiatan Sosialisasi Kekerasan Terhadap Anak dan Bullying di SD Negeri 005 Cemaga Selatan. Pada sesi ini, materi difokuskan pada penanaman adab, saling menghargai antarteman, serta bahaya nyata dari perundungan fisik, verbal, maupun sosial di lingkungan sekolah. Kholijah menanamkan nilai-nilai kasih sayang dan empati sesuai ajaran Islam, mengajak tenaga pendidik dan para pelajar untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, aman, dan bebas dari tindakan kekerasan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada pukul 12.45 WIB, Kholijah Manurung memimpin Pengajian Rutin Majelis Taklim Cinta Sholawat Natuna (MTCSN) di Rumah Pengajian MTCSN Ranai. Pengajian ini mengangkat tema "Zikir dan Sholawat Doa Tolak Bala", di mana materi dan amalan difokuskan pada penguatan spiritual jemaah melalui zikir istighotsah, lantunan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta munajat doa bersama memohon perlindungan dari mara bahaya, bencana, penyakit, dan ujian hidup bagi keluarga serta daerah.

Secara terpisah, Kepala KUA Bunguran Timur, Asnawi, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi penyuluhnya yang produktif menyentuh berbagai segmen masyarakat dalam satu hari penuh.

"Kami sangat bangga dan mengapresiasi dedikasi luar biasa Ustadzah Hj. Kholijah Manurung yang menuntaskan tiga agenda besar dalam sehari. Mulai dari edukasi pranikah via siaran radio, sosialisasi anti-perundungan bagi anak-anak di sekolah perbatasan, hingga pembinaan majelis zikir tolak bala bagi kaum ibu. Ini adalah wujud nyata dakwah inklusif KUA Bunguran Timur yang hadir memberi solusi, edukasi moral, dan ketenteraman batin bagi segenap lapisan masyarakat Natuna," puji Asnawi.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan kehadiran aktif KUA Bunguran Timur dalam pembangunan mental spiritual masyarakat.