KUA Midai (HUMAS) --- Pengajian yang diadakan oleh KUA Midai pada malam Selasa, 27 April 2026, sempat mengalami gangguan saat mati lampu, namun penyuluh agama Islam Adrean Hidayat,tetap melanjutkan acara dengan penuh semangat dan khusyuk. Jamaah yang hadir juga tampak tetap antusias meskipun suasana menjadi lebih gelap.

Acara pengajian ini bertujuan untuk memberikan wawasan keagamaan kepada masyarakat sekitar Musolla Fastabikul Hoirot, dengan fokus pada tema fiqih keluarga. Penyuluh agama Islam KUA Midai, Adrean Hidayat, memimpin pengajian yang dihadiri oleh seluruh jamaah Musolla Fastabikul Hoirot.

Pengajian ini berlangsung pada malam Selasa, 27 April 2026, mulai habis Magrib hingga Isya, dan bertempat di Desa Gn. Sebelah, Kecamatan Midai. Acara ini dihadiri oleh masyarakat setempat yang ingin memperdalam pengetahuan mereka tentang fiqih dalam kehidupan berkeluarga.

Meski mengalami mati lampu, pengajian ini tetap dilanjutkan karena pentingnya kegiatan ini bagi masyarakat yang membutuhkan ilmu agama. Hal ini juga menunjukkan komitmen KUA Midai dalam memberikan layanan terbaik bagi umat.

Meski kondisi ruangan menjadi gelap karena mati lampu, Adrean Hidayat tetap melanjutkan penyampaian materi pengajian dengan suara yang lantang, sementara jamaah dengan sabar mendengarkan di bawah cahaya senter yang dibagikan. Suasana semakin khusyuk dan tenang, seakan gangguan tersebut justru menambah kedalaman suasana pengajian.

Dengan berjalannya pengajian ini, diharapkan jamaah dapat semakin mendalami ilmu agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. KUA Midai berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat.