MAN 1 Natuna (Humas) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Natuna sukses menyelenggarakan Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Sabtu, 19 September 2026. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan madrasah tersebut dimulai tepat pukul 08.00 WIB dan diikuti antusias oleh dewan guru.
 
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta pada pukul 08.00 WIB. Memasuki acara pembukaan, seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan khidmat.
 
Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan laporan dari panitia pelaksana, dilanjutkan dengan Gema Wahyu Ilahi yang menambah kekhusyukan acara.
 
Kepala MAN 1 Natuna, Bapak Samsu Nazaruddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penguasaan teknologi AI menjadi keharusan bagi tenaga pendidik di era digital saat ini. Menurutnya, AI bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi mitra untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan menyenangkan bagi siswa.
 
"Kita ingin guru-guru di MAN 1 Natuna tidak gagap teknologi. Melalui workshop ini, kita dorong bapak ibu guru untuk berinovasi membuat media pembelajaran yang relevan dengan generasi Z," ujar Samsu Nazaruddin.
 
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna. Dalam kesempatan tersebut, beliau secara resmi membuka kegiatan workshop dan memberikan apresiasi atas inisiatif MAN 1 Natuna dalam meningkatkan kompetensi guru di bidang teknologi.
 
Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan pemaparan materi mendalam mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence dalam dunia pendidikan oleh narasumber, Bapak Fauzan Masri. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan konsep AI, etika penggunaannya, hingga berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan untuk membuat media ajar.
 
Setelah sesi Ishoma (Istirahat, Sholat, dan Makan), kegiatan dilanjutkan dengan sesi yang paling dinantikan, yakni praktik langsung pembuatan game edukasi berbasis AI. Para peserta dibimbing langsung oleh narasumber untuk membuat game pembelajaran interaktif.
 
Workshop ditutup dengan presentasi hasil praktik dari masing-masing kelompok peserta. Berbagai kreasi game pembelajaran yang inovatif berhasil ditampilkan, menunjukkan antusiasme dan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan.
 
Melalui workshop ini, diharapkan seluruh guru MAN 1 Natuna mampu mengimplementasikan media pembelajaran berbasis AI di kelas masing-masing, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan mutu pembelajaran di madrasah. *TP

36