KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Pergantian tahun dalam kalender Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan refleksi dan memperbaiki kualitas diri. Semangat tersebut mengemuka dalam peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan di Surau Al-Mukhlisin, Kelurahan Sedanau, pada Rabu (24/6).

Kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Camat Bunguran Barat beserta jajaran staf kecamatan, Lurah Sedanau, Kepala KUA Bunguran Barat beserta staf, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Bunguran Barat beserta pengurus, Ketua dan Pengurus Surau Al-Mukhlisin, serta jamaah yang memenuhi area surau untuk mengikuti rangkaian acara.

Peringatan Tahun Baru Islam ini menjadi salah satu sarana pembinaan umat yang terus didukung oleh KUA Bunguran Barat dalam rangka memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk menjadikan momentum hijrah sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Tausiah disampaikan oleh Harjono, staf KUA Bunguran Barat, yang mengangkat tema tentang makna hijrah dalam kehidupan seorang Muslim. Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa hijrah tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa sejarah perpindahan Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah, tetapi juga sebagai proses perubahan diri menuju pribadi yang lebih taat, berakhlak mulia, dan lebih dekat kepada Allah SWT.

“Hijrah adalah proses memperbaiki diri secara berkelanjutan. Tahun Baru Hijriah hendaknya menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan hidup kita selama setahun terakhir dan menumbuhkan tekad untuk meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, serta kepedulian terhadap sesama,” ujar Harjono dalam tausiahnya.

Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menyampaikan bahwa kegiatan peringatan hari besar Islam memiliki peran penting dalam menjaga semangat keagamaan masyarakat sekaligus memperkuat fungsi pembinaan umat yang menjadi tugas KUA.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para jamaah mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian dan antusias. Suasana yang tenang dan khusyuk mencerminkan tingginya semangat masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Hijriah serta memperdalam pemahaman terhadap nilai-nilai hijrah yang disampaikan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pesan-pesan keagamaan yang telah disampaikan tidak hanya berhenti pada tataran pemahaman, tetapi juga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat hijrah yang terus dipelihara diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbaiki akhlak, serta memperkuat hubungan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di Surau Al-Mukhlisin berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Seluruh pihak berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang sebagai sarana memperkuat syiar Islam dan pembinaan umat di Kecamatan Bunguran Barat.