KUA SUBI (HUMAS) --- Kalau biasanya yang ada di masjid adalah kotak amal, kali ini KUA Subi punya ide yang sedikit berbeda. Namanya Gerakan Tong Yatim, sebuah gerakan yang diinisiasi oleh Mursidi, pegawai KUA Subi, pada 29 September 2026. Dengan gagasan sederhana namun penuh makna untuk menghadirkan wadah kepedulian terhadap anak yatim di setiap masjid dan surau di Kecamatan Subi.
Bukan karena kotak amal sudah tidak cukup, tetapi karena kepedulian kepada anak yatim juga layak mendapat tempat yang lebih khusus. Melalui Tong Yatim, masyarakat diajak menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak-anak yatim di lingkungan masing-masing. Sedikit demi sedikit, dari masjid ke masjid dan dari surau ke surau, diharapkan terkumpul kepedulian yang kemudian dapat dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.
Gagasan tersebut mendapat dukungan dari Kepala KUA Kecamatan Subi, Tangguh Damar Ramadhan. Menurutnya, masjid dan surau tidak hanya menjadi tempat menunaikan ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang tumbuhnya kepedulian sosial. Dengan adanya Tong Yatim, semangat berbagi diharapkan tidak hanya muncul ketika Ramadan atau saat ada kegiatan santunan, tetapi menjadi kebiasaan yang tumbuh sepanjang waktu.
Gerakan ini juga mendapat dukungan dari Sekretaris Camat Subi selaku perwakilan Pemerintah Kecamatan Subi. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, KUA, pengurus masjid dan surau, serta masyarakat dapat mengambil peran masing-masing. Karena kalau urusan kebaikan bisa dikerjakan bersama, mengapa harus menunggu orang lain memulainya?
Pada akhirnya, Tong Yatim mungkin hanya sebuah wadah sederhana, tetapi pesan yang dibawanya jauh lebih besar. KUA Kecamatan Subi berharap gerakan ini dapat menjadi budaya kebaikan yang hidup di tengah masyarakat. Sebab, yang masuk ke dalam tong mungkin hanya lembaran rupiah, tetapi yang ingin ditumbuhkan adalah rasa peduli, kasih sayang, dan perhatian kepada anak-anak yatim. Tongnya boleh kecil, tetapi semoga kepeduliannya jangan ikut kecil.