KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) — Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Tengah menghadiri Rapat Lokakarya Mini (Lokmin) Bidang Kesehatan Triwulan III di Aula Kantor Camat Bunguran Tengah, Natuna. Kehadiran ini menjadi bukti nyata komitmen KUA dalam membangun sinergi lintas sektor yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kegiatan koordinasi tersebut resmi dilaksanakan pada Rabu, 30 September 2026.
Rapat yang dipimpin oleh Camat Bunguran Tengah, Suhandrik, ini berjalan seru saat membahas isu kesehatan yang tengah hangat: ancaman penyakit pernapasan akibat "asap kiriman tidak punya KTP" dan optimalisasi jaminan BPJS Kesehatan.
Peserta rapat menyoroti kabut asap musiman yang mulai dikeluhkan warga. Uniknya, asap ini dipastikan bukan berasal dari kebakaran lahan lokal, melainkan polusi lintas batas yang dibawa angin. Analogi "asap tak punya KTP" mencuat karena polusi ini bebas masuk wilayah tanpa bisa dicegah sekat administratif.
Merespons hal itu, KUA Bunguran Tengah bersama pihak Kecamatan, Puskesmas, TNI, dan Polri sepakat bergerak cepat. KUA berkomitmen menyisipkan edukasi mitigasi polusi di setiap lini layanannya. Lintas sektor juga mengimbau warga memastikan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan, sehingga jika ada yang terkena dampak ISPA, penanganan medis gratis dapat diakses secara cepat demi mewujudkan pelayanan prima yang inklusif.