KUA Bunguran Tengah (HUMAS) – Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Tengah menggelar Bimbingan Perkawinan (Binwin) dengan mengusung tema moderasi beragama, Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Nikah KUA Bunguran Tengah ini diikuti 3 pasang calon pengantin dari berbagai desa se-Kecamatan Bunguran Tengah.
Kepala KUA Bunguran Tengah, Erial Lismana dalam sambutannya menegaskan bahwa Binwin kali ini berbeda. Tujuan: Tidak hanya membekali catin soal fiqih munakahat, tapi juga menanamkan nilai moderasi beragama agar mampu membangun rumah tangga yang toleran dan harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.
Pesan Ka KUA: “Keluarga adalah miniatur bangsa. Kalau keluarga rukun, moderat, dan saling menghargai, maka masyarakat juga akan damai. Itulah kenapa Binwin harus bicara moderasi,” ujar Erial Lismana.
Materi Binwin disampaikan langsung oleh Penghulu KUA Bunguran Tengah, Zailani. Ia menekankan empat indikator moderasi beragama dalam rumah tangga.
Materi Pokok:
1. Komitmen kebangsaan: Suami-istri wajib menjaga keutuhan NKRI dari lingkup keluarga.
2. Toleransi: Menghargai perbedaan pendapat dan tradisi keluarga besar.
3. Anti kekerasan: Menyelesaikan konflik rumah tangga tanpa KDRT, baik fisik maupun verbal.
4. Akomodatif terhadap budaya lokal: Menjalankan syariat tanpa menabrak kearifan Lokal yang maslahat.
- Metode: Zailani menggunakan pendekatan studi kasus dan simulasi konflik rumah tangga. Catin diajak praktik musyawarah, komunikasi asertif, dan manajemen emosi berbasis nilai agama. “Jadi catin ini tidak kaget saat ada beda pendapat soal nafkah, mertua, atau pengasuhan anak. Semua ada ilmunya,” jelas Zailani.
Salah satu peserta, mengaku baru sadar bahwa moderasi beragama itu dimulai dari dapur. - Tanggapan Peserta: “Tadi dijelaskan, kalau istri beda selera masakan dengan mertua, jangan langsung marah. Itu bagian toleransi. Saya kira moderasi cuma untuk antar umat beragama,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama catin untuk menjadi agen moderasi beragama di lingkungannya. Ka KUA Erial Lismana menambahkan, KUA Bunguran Tengah akan terus mengintegrasikan nilai moderasi dalam semua layanan. - Tindak Lanjut: Mulai dari Binwin, penyuluhan, hingga mediasi konflik keluarga.
Binwin berbasis moderasi beragama ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama untuk memperkuat ketahanan keluarga dan merawat kerukunan di beranda NKRI