KUA BUNGURAN TENGAH (HUMAS) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Tengah menggelar program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pra-Nikah bagi para calon pengantin (catin). Kegiatan yang difokuskan pada pembekalan ilmu komunikasi dan manajemen keuangan keluarga tersebut diselenggarakan di Balai KUA Bunguran Tengah, pada Senin, 20 Oktober 2026.
Acara ini dilaksanakan sebagai langkah preventif guna membangun ketahanan keluarga sekaligus menekan angka perceraian di usia pernikahan muda. Kepala KUA Bunguran Tengah, Erial Lismana menegaskan bahwa masalah finansial dan buruknya tata cara komunikasi merupakan dua faktor utama yang paling sering memicu keretakan rumah tangga.
Hadir sebagai narasumber utama, Penghulu KUA Bunguran Tengah, Zailani, mengupas tuntas formula pengelolaan finansial domestik. Dalam paparannya, Zailani melatih para catin untuk membangun transparansi keuangan, menyusun skala prioritas antara kebutuhan dan keinginan, serta menyiapkan dana darurat. Pembekalan ekonomi ini juga disinkronisasikan dengan kesiapan pemenuhan gizi keluarga demi mencegah risiko stunting pada anak di masa depan.
Selain aspek finansial, Zailani membekali peserta dengan teknik manajemen konflik untuk menurunkan ego masing-masing pasangan. Melalui sesi simulasi, para catin diajarkan cara berkomunikasi yang sehat, meredam emosi saat terjadi perbedaan pendapat, dan menyelesaikan masalah melalui musyawarah yang berlandaskan asas kemaslahatan.
Program Bimwin ini memberikan dampak positif yang signifikan secara langsung bagi para peserta. Setelah mengikuti bimbingan, para catin mengaku menjadi lebih percaya diri dan memiliki kesiapan mental yang lebih matang dalam menghadapi fase baru kehidupan. Edukasi keuangan yang terarah membantu mereka mengeliminasi kecemasan seputar pemenuhan kebutuhan ekonomi setelah menikah.
Di samping itu, simulasi komunikasi yang diajarkan berhasil membuka ruang keterbukaan antarpesangan. Hal tersebut membuat mereka mampu mengenali karakter satu sama lain dengan lebih mendalam serta memahami cara menyikapi perbedaan tanpa memicu pertengkaran verbal maupun fisik.
Melalui pelatihan intensif yang memadukan kesiapan mental, finansial, dan spiritual ini, KUA Bunguran Tengah berharap para calon pengantin di wilayahnya dapat melangkah ke pelaminan dengan fondasi rumah tangga yang kokoh, sehat, dan harmonis.