KUA Bunguran Barat (HUMAS) — Langkah awal membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah resmi dimulai bagi pasangan Rezky Saputra dan Suriyani. Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, memimpin langsung akad nikah pasangan tersebut di Penyong, Senin (21/9), disaksikan kedua orang tua mempelai, para saksi, serta keluarga dan tamu undangan.

Akad nikah berlangsung khidmat dan menjadi bagian dari pelayanan KUA Bunguran Barat dalam memastikan pelaksanaan pernikahan umat Islam berjalan sesuai ketentuan serta memenuhi aspek administrasi dan pencatatan pernikahan.

Dalam pelaksanaannya, Kepala KUA Bunguran Barat tidak hanya memimpin prosesi akad, tetapi juga memberikan penguatan kepada kedua mempelai mengenai tanggung jawab yang menyertai kehidupan setelah pernikahan. Pernikahan dipandang bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan awal dari perjalanan membangun keluarga dengan komitmen, komunikasi, dan tanggung jawab bersama.

Akad nikah bukanlah akhir dari sebuah persiapan, tetapi awal dari perjalanan panjang membangun keluarga. Setelah ijab kabul, ada tanggung jawab yang harus dijalankan bersama, dengan saling menghormati, menjaga komunikasi, dan berusaha menghadirkan ketenangan serta kasih sayang dalam rumah tangga,” ujar Dela.

Ia juga mengingatkan bahwa membangun keluarga sakinah membutuhkan kesediaan pasangan untuk terus belajar dan menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga secara bersama-sama.

Keluarga sakinah tidak berarti keluarga yang tanpa masalah. Yang terpenting adalah bagaimana suami dan istri menghadapi persoalan dengan komunikasi yang baik, saling memahami, dan menyelesaikan setiap persoalan dengan bijaksana. Jadikan pernikahan sebagai ruang untuk bertumbuh dan saling menguatkan dalam kebaikan,” lanjutnya.

Kehadiran KUA Bunguran Barat dalam prosesi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan fungsi pelayanan dan pembinaan kehidupan beragama di tingkat kecamatan. Melalui layanan pernikahan, KUA tidak hanya memastikan aspek administratif dan pencatatan terpenuhi, tetapi juga turut memberikan pembekalan agar pasangan calon pengantin memiliki kesiapan menghadapi kehidupan berkeluarga.

Dengan terlaksananya akad nikah tersebut, Rezky Saputra dan Suriyani resmi memasuki kehidupan baru sebagai pasangan suami istri. KUA Bunguran Barat berharap perjalanan rumah tangga keduanya senantiasa dilandasi nilai-nilai keagamaan, komunikasi yang sehat, serta komitmen untuk membangun keluarga yang harmonis dan penuh keberkahan.