KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat menyelenggarakan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Keagamaan di wilayah kerja KUA Bunguran Barat, Jumat (7/8). Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja KUA Bunguran Barat ini diarahkan untuk memperkuat peran organisasi kemasyarakatan sebagai mitra pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, aman, dan harmonis.

Kegiatan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, H. Subadi, sebagai narasumber. Turut hadir Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) beserta jajaran, unsur Forkopimcam Bunguran Barat, Lurah Sedanau, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan yang berada di wilayah kerja KUA Bunguran Barat.

Dalam pembinaan tersebut, ormas ditempatkan sebagai salah satu elemen penting dalam kehidupan bermasyarakat. Keberadaan organisasi kemasyarakatan tidak hanya menjadi wadah berkumpul dan menjalankan aktivitas sosial keagamaan, tetapi juga memiliki peran dalam membangun komunikasi, menjaga persatuan, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, H. Subadi, menekankan pentingnya organisasi kemasyarakatan menjaga peran dan kontribusinya di tengah masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial.

"Ormas merupakan bagian dari wajah masyarakat. Karena itu, keberadaan ormas hendaknya mampu memberikan manfaat, menjadi perekat di tengah masyarakat, serta ikut menjaga suasana yang aman, rukun, dan kondusif," pesannya.

Pembinaan juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara KUA, pemerintah kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan berbagai persoalan sosial dan keagamaan dapat dihadapi secara bersama-sama melalui komunikasi dan koordinasi yang baik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi program kerja KUA Bunguran Barat yang telah disusun sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. KUA tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga memiliki peran dalam pembinaan kehidupan beragama dan membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan ini, KUA Bunguran Barat berharap organisasi kemasyarakatan semakin mampu menjalankan perannya secara positif dan konstruktif. Ke depan, komunikasi serta koordinasi antara pemerintah, KUA, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ormas akan terus diperkuat untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Bunguran Barat yang religius, moderat, rukun, dan harmonis.