KUA Bunguran Barat (HUMAS) --- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Barat terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan umat, khususnya dalam pengawalan spiritual bagi para calon tamu Allah. Hal ini terlihat dalam kegiatan pelepasan jemaah calon haji yang digelar khidmat di Masjid Annur Sedanau, Senin (20/4).

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bunguran Barat, jajaran Forkopimcam, perwakilan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), pengurus masjid, serta jajaran staf KUA Bunguran Barat. Kehadiran pihak KUA menjadi representasi kehadiran negara dalam memberikan bimbingan dan perlindungan bagi masyarakat yang akan menunaikan rukun Islam kelima.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kecamatan Bunguran Barat untuk memberikan dukungan moril. Fokus utama acara adalah doa bersama bagi keselamatan jemaah calon haji, salah satunya Ibu Siti Hawa, agar diberikan kelancaran dan perlindungan selama di tanah suci hingga kembali ke tanah air.

Staf KUA Bunguran Barat, Harjono, yang turut hadir mewakili Kepala KUA memberikan pengantar singkat mengenai kesiapan mental dan spiritual jemaah. Ia menegaskan bahwa peran KUA tidak berhenti pada urusan administrasi saja, melainkan terus mendampingi jemaah melalui pembinaan manasik dan penguatan batin."Kami di KUA memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap jemaah memiliki bekal pemahaman ibadah yang kuat. Pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk dukungan nyata dari masyarakat dan pemerintah melalui KUA agar Ibu Siti Hawa dan jemaah lainnya dapat beribadah dengan tenang serta meraih predikat haji yang mabrur," ujar Harjono.

Melalui kegiatan ini, Ibu Siti Hawa mendapatkan dukungan penuh dan doa tulus dari masyarakat Sedanau. Suasana haru menyelimuti masjid saat jemaah dan undangan yang hadir saling bersalaman, mempererat tali silaturahmi sekaligus menunjukkan solidaritas umat yang kuat di bawah bimbingan instansi terkait.