KUA Bunguran Barat (HUMAS) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat mengisi khutbah Jumat di Masjid Alfattah, Kelurahan Sedanau, Jumat (31/7/2026). Mengangkat tema "Memaknai HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dalam Koridor Maulid Nabi Muhammad SAW," khutbah tersebut mengajak jamaah menjadikan momentum kemerdekaan dan peringatan kelahiran Rasulullah SAW sebagai sarana memperkuat keimanan, persatuan, serta akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat.
Khutbah dihadiri oleh Ketua Masjid Alfattah beserta jajaran pengurus serta para jamaah yang memadati masjid untuk melaksanakan salat Jumat. Melalui momentum tersebut, KUA Bunguran Barat kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang tidak hanya memberikan pelayanan keagamaan, tetapi juga melakukan pembinaan umat melalui dakwah yang relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat.
Dalam khutbahnya, Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menjelaskan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai peringatan atas perjuangan para pahlawan bangsa, tetapi juga menjadi pengingat akan perjuangan Rasulullah SAW dalam menegakkan ajaran Islam, membangun peradaban yang berlandaskan keimanan, persaudaraan, dan keadilan.
Menurutnya, nilai-nilai perjuangan tersebut hendaknya tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui penguatan akhlak, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Bunguran Barat juga mengingatkan masyarakat agar seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tetap dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya.
"Peringatan Hari Kemerdekaan adalah bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang Allah SWT anugerahkan kepada bangsa Indonesia. Karena itu, apabila melaksanakan berbagai permainan rakyat, hendaknya dipilih kegiatan yang mendidik, mempererat persaudaraan, serta tidak melanggar norma kesusilaan maupun bertolak belakang dengan nilai-nilai akhlakul karimah yang diajarkan dalam Islam," tegasnya.
Ia juga mengajak jamaah menjadikan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Kemerdekaan akan semakin bermakna apabila diisi dengan akhlak yang baik, semangat persatuan, kepedulian terhadap sesama, serta keteladanan sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Masyarakat yang kuat adalah masyarakat yang mampu menjaga iman, persaudaraan, dan moralitasnya," pesannya.
Khutbah berlangsung dengan khidmat dan mendapat perhatian penuh dari para jamaah. Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, KUA Bunguran Barat terus berkomitmen menghadirkan dakwah yang kontekstual, menyejukkan, dan mampu menjawab berbagai persoalan kehidupan masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an dan Sunnah.
Sebagai garda terdepan Kementerian Agama di tingkat kecamatan, KUA Bunguran Barat akan terus memperkuat fungsi pelayanan, pembinaan, dan edukasi keagamaan melalui berbagai kegiatan yang membangun karakter masyarakat, mempererat ukhuwah, serta menanamkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin dalam kehidupan sehari-hari.