KUA Bunguran Barat (HUMAS) --- Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kecamatan Bunguran Barat yang diselenggarakan di Puskesmas Sedanau pada Rabu (10/6). Selain menjadi ajang silaturahmi antaranggota, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembacaan Surah Yasin dan doa bersama untuk mengenang almarhum dr. Rio Eka Saputro bin Suroso, yang semasa hidupnya pernah mengabdikan diri sebagai dokter di Puskesmas Sedanau.

 

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DWP Kecamatan Bunguran Barat beserta jajaran pengurus dan anggota, Kepala Puskesmas Sedanau, serta sejumlah tamu undangan dari instansi mitra, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Barat. Kehadiran berbagai unsur dalam kegiatan ini mencerminkan eratnya hubungan kekeluargaan dan solidaritas antarinstansi di wilayah Bunguran Barat.

 

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin yang dipimpin secara bersama-sama, dilanjutkan dengan doa untuk almarhum dr. Rio Eka Saputro. Momen tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rasa kehilangan atas sosok tenaga kesehatan yang selama bertugas dikenal memiliki dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Sedanau dan sekitarnya.

 

Bagi keluarga besar Puskesmas Sedanau, nama almarhum tidak hanya dikenang sebagai seorang dokter, tetapi juga sebagai rekan kerja yang penuh semangat pengabdian, ramah dalam berinteraksi, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan doa bersama ini menjadi sarana untuk mengenang jasa-jasa beliau sekaligus memanjatkan doa agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.

 

Kehadiran KUA Bunguran Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap setiap aktivitas pembinaan keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat dan instansi pemerintah. Selain mempererat silaturahmi, partisipasi KUA juga menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Kepala KUA Bunguran Barat, Dela Pulda, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat makna tersebut. Menurutnya, kegiatan doa bersama tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada mereka yang telah mendahului, tetapi juga menjadi pengingat bagi setiap individu untuk senantiasa memperkuat keimanan dan menjaga hubungan baik antarsesama.

 

Kami sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Bunguran Barat ini. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan yasinan dan doa bersama juga menjadi bentuk penghormatan kepada almarhum dr. Rio Eka Saputro yang telah memberikan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat Sedanau. KUA Bunguran Barat akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang membawa manfaat, memperkuat ukhuwah, dan menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

 

Ia menambahkan bahwa sinergi antara KUA, organisasi kemasyarakatan, dan instansi pemerintah lainnya perlu terus diperkuat sebagai modal penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan religius.

 

Melalui kegiatan ini, KUA Bunguran Barat berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai keagamaan dapat terus terpelihara. Di sisi lain, doa yang dipanjatkan bersama diharapkan menjadi amal kebaikan yang mengalir bagi almarhum dr. Rio Eka Saputro, sekaligus memberikan ketabahan dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.

 

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan hingga selesai. Nuansa kebersamaan yang terbangun selama acara menjadi cerminan bahwa hubungan kekeluargaan dan kepedulian antarsesama tetap tumbuh kuat di tengah masyarakat Sedanau.