KUA Bunguran Utara (Humas) --- Semangat ibadah tidak boleh surut pasca-Ramadhan. Pesan inilah yang disampaikan oleh staf Kantor Urusan Agama (KUA) Bunguran Utara, Mansur, saat mengisi tausiyah dalam kegiatan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Masjid Nurul Jadid, Maba’i, Desa Kelarik Utara, pada Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh jamaah majelis taklim setempat tersebut berlangsung khidmat dan penuh antusias. Dalam tausiyahnya, Mansur mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga dan mempertahankan amalan-amalan baik yang telah dibiasakan selama bulan suci Ramadhan.

“Ramadhan telah mendidik kita menjadi pribadi yang lebih disiplin dalam beribadah, mulai dari shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, hingga memperbanyak sedekah. Maka, di bulan Syawal ini, jangan sampai semangat itu memudar,” ujarnya di hadapan para jamaah.

Ia menekankan bahwa keberhasilan seseorang dalam menjalani Ramadhan dapat dilihat dari konsistensinya dalam mempertahankan amalan tersebut setelah Ramadhan berakhir. Menurutnya, ibadah bukan hanya bersifat musiman, melainkan harus menjadi kebutuhan dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Mansur juga mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beribadah serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Momentum Syawal, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk saling memaafkan dan memperkuat hubungan silaturahmi.

Kegiatan BKMT ini merupakan salah satu wadah pembinaan keagamaan bagi masyarakat, khususnya kaum ibu, dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam secara berkelanjutan.

Dengan adanya tausiyah ini, diharapkan para jamaah dapat terus istiqamah dalam beribadah dan menjadikan nilai-nilai Ramadhan sebagai bagian dari kehidupan di bulan-bulan berikutnya.