KUA Bunguran Timur (Humas) --- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Timur terus memperluas jangkauan layanan bimbingan masyarakat dengan hadir langsung di tengah kelompok binaan. Pada Rabu (8/4), Penyuluh Agama Islam, Kholijah Manurung, memberikan tausiyah mendalam bagi jamaah Majelis Taklim Cinta Shalawat Natuna (MTCSN) yang bertempat di Siman, Kelurahan Ranai Kota.

Kegiatan rutin yang berlangsung mulai pukul 12.45 hingga 15.30 WIB ini menjadi sarana penguatan literasi agama bagi kaum perempuan. Kehadiran penyuluh fungsional dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen KUA untuk memastikan setiap lapisan masyarakat mendapatkan akses pendidikan keagamaan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Mengangkat tema "Teladan Wanita Hebat dalam Islam", Kholijah Manurung mengajak jamaah untuk merefleksikan kembali sejarah perjuangan wanita-wanita mulia di sekitar Rasulullah SAW. Ia menekankan bahwa kualitas seorang wanita muslimah dilihat dari keteguhan iman dan akhlaknya dalam menjaga keutuhan keluarga serta peran sosialnya.


"Wanita hebat adalah mereka yang mampu menjadikan kemuliaan akhlak Sayyidah Khadijah dan kesabaran Sayyidah Fatimah sebagai cermin dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah tantangan zaman, kita dituntut untuk tetap teguh memegang nilai agama tanpa mengesampingkan peran kita sebagai pilar utama dalam rumah tangga," terang Kholijah.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga membimbing jamaah untuk melantunkan Shalawat Sayyidah Fatimah dan Shalawat Sayyidah Khadijah. Praktik ini dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus upaya batiniah untuk mendekatkan diri kepada teladan wanita-wanita surga melalui zikir yang menyejukkan hati.

Kegiatan ini merupakan manifestasi dari fungsi KUA dalam memberikan Layanan Penyuluhan Sektoral. KUA Bunguran Timur memandang bahwa majelis taklim adalah mitra strategis dalam membangun karakter bangsa yang religius.